
Peresmian fasilitas olahraga AirZone di BSD, Tangerang / istimewa
JawaPos.com - Pembinaan bola basket di Tangerang Selatan mulai diarahkan untuk menjaring lebih banyak bibit potensial yang bisa memperkuat tim daerah hingga level nasional. Upaya tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 sekaligus membangun fondasi menuju PON 2032.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperluas akses pembinaan melalui fasilitas olahraga bernama AirZone yang baru diresmikan di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Minggu (23/8). Peresmian AirZone BSD dihadiri sejumlah tokoh basket, di antaranya Sekretaris Umum Perbasi Banten Andri S. Permana, Ketua Umum Perbasi Tangerang Selatan M. Hisyam Diah, serta caretaker klub AirOne BSD yang juga mantan pemain timnas, Xaverius Prawiro.
Dalam proses pembinaan, kemampuan bermain bukan menjadi satu-satunya aspek yang diperhatikan. Karakter pemain juga dinilai penting agar atlet memiliki sikap dan mental yang baik ketika berkembang sebagai pebasket.
Hal itu menjadi perhatian Xaverius. Menurut dia, pengalaman sebagai atlet membuatnya memahami pentingnya lingkungan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi.
“Hati kami adalah pembinaan. Dulu kami dilayani sebagai atlet, sekarang kami ingin melakukan hal yang sama kepada generasi berikutnya. Kami selalu ingin membentuk generasi muda di Indonesia, mencetak generasi-generasi bintang,” ucap Xaverius dalam keterangannya, Minggu (23/8).
Xaverius menilai pembentukan karakter harus berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan teknis. Nilai-nilai seperti integritas dan kedisiplinan diharapkan menjadi bagian dari keseharian pemain selama menjalani proses pembinaan.
Baca Juga:Jonatan Christie jadi Ranking 1 Pekan Depan, Simak 4 Pemain Tunggal Putra Indonesia Pendahulunya
“Kami juga ingin membentuk karakter melalui pembinaan berbasis olahraga. Jadi, dalam setiap hal yang kami lakukan, kami selalu kembali kepada karakter,” terangnya.
“Setiap kali melakukan sesuatu, kami selalu merujuk kepada nilai-nilai tersebut, baik melalui basecamp, strength and conditioning, Air Babies, maupun komunitas,” sambungnya.
Ketua Pengkot Perbasi Tangsel M. Hisyam Diah menyambut positif bertambahnya fasilitas yang bisa menunjang pembinaan atlet di wilayahnya. Menurut dia, pembinaan pemain tidak hanya membutuhkan kemampuan teknik, tetapi juga harus diimbangi dengan kondisi fisik yang memadai.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
