Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 November 2020 | 18.01 WIB

Awalnya Hidup di Rumah Kontainer, Sekarang Dikontrak Rp 2,3 Triliun

LAKE BUENA VISTA, FLORIDA - SEPTEMBER 17: Bam Adebayo #13 of the Miami Heat and Daniel Theis #27 of the Boston Celtics compete for a jump ball during the fourth quarter in Game Two of the Eastern Conference Finals during the 2020 NBA Playoffs at AdventHea - Image

LAKE BUENA VISTA, FLORIDA - SEPTEMBER 17: Bam Adebayo #13 of the Miami Heat and Daniel Theis #27 of the Boston Celtics compete for a jump ball during the fourth quarter in Game Two of the Eastern Conference Finals during the 2020 NBA Playoffs at AdventHea

JawaPos.com − Satu lagi angkatan NBA Draft 2017 yang mendapatkan perpanjangan kontrak maksimal dari timnya. Setelah sebelumnya Donovan Mitchell (Utah Jazz), Jayson Tatum (Boston Celtics), dan De’Aaron Fox (Sacramento Kings), kali ini giliran Bam Adebayo yang diberi kontrak maksimal oleh Miami Heat.

Agen Adebayo, Alex Saratsis, yang mengabarkan berita tersebut untuk kali pertama kepada ESPN. Dia menyebut pemainnya sudah sepakat memperpanjang kontrak dengan Heat sampai lima tahun. Nominalnya USD 163 juta (Rp 2,3 triliun) dan bisa melonjak sampai USD 195 juta (Rp 2,7 triliun). Itu bergantung performa Adebayo di setiap musim.

Kontrak baru tersebut mulai berlaku setelah musim depan berakhir. Pasalnya, pemain 23 tahun itu masih memiliki sisa kontrak setahun dengan Heat. Nominal kontrak baru tersebut membuat Adebayo mendapat lonjakan pemasukan berkali-kali lipat.


Di sisa setahun kontraknya saat ini yang dia tanda tangani sejak musim rookie-nya, dia mendapat bayaran USD 5,1 juta (Rp 72 miliar). Nanti, saat kontrak baru mulai berlaku pada musim 2021−2022, dia langsung mendapat bayaran USD 28,1 juta (Rp 398 miliar) di tahun pertama.

’’Ini adalah capaian yang selalu ingin aku dapat,’’ ucap Adebayo dilansir ESPN. ’’Ini tonggak sejarah bagi hidupku. Yang akan mengubah nasib keluargaku. Dan juga untuk merawat orang-orang di sekitarku. Itu semua adalah sesuatu yang sangat penting untukku,’’ tambah pemain jebolan NCAA bersama tim basket University of Kentucky tersebut.

Bagi Adebayo, ini adalah saatnya membalas budi kepada ibunya yang selama 18 tahun membesarkannya seorang diri, dengan bekerja serabutan di North Carolina.

Selama itu Adebayo dan ibunya tinggal di sebuah rumah kontainer. ’’Aku selalu membayangkan betapa berat hidup yang dia jalani selama ini,’’ ucap pemain yang masuk NBA All-Star 2020 tersebut.

Adebayo memang layak mendapatkan kontrak maksimal tersebut. Performanya selalu meningkat tiap tahun. Musim ini dia menjadi kekuatan utama Heat di paint area hingga membawa tim tersebut menembus final NBA menghadapi Los Angeles Lakers.

Dia juga disebut-sebut sebagai center masa depan yang sanggup menjaga pertahanan dari pemain mana pun. Posturnya juga mumpuni dan ideal untuk melakukan defense terhadap pemain lawan berposisi apa pun, baik di perimeter maupun paint area. Musim lalu dia membukukan rata-rata 15,9 poin; 10,2 rebound; dan 5,1 assist per game.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore