
Photo
JawaPos.com - Putri Kusuma Wardani sukses menembus perempat final Orleans Masters 2021. Pencapaian itu patut diapresiasi. Sebab, turnamen tersebut merupakan debutnya pada ajang BWF Tour. Itu juga jadi kejutan kedua yang dibuat olehnya.
Masuk dari babak kualifikasi, dia sempat mengalahkan unggulan ketujuh, Yvonne Li, dengan skor 21-18, 16-21, 21-15 pada Rabu (24/3). Padahal, dari segi peringkat, keduanya terpaut sangat jauh. Putri KW hanya peringkat ke-273 dunia. Sementara itu, Li peringkat ke-23 dunia.
”Pengalamannya jauh lebih banyak daripada saya. Dia mainnya juga tidak mudah mati dan ulet. Jadi, saya tadi harus tahan dan lebih kuat saja,” ujarnya dalam rilis PBSI.
Tadi malam Putri KW meneruskan tren positifnya. Dia melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan Sabrina Jaquet (Swiss). Putri KW menang straight game 21-16, 21-16 dalam tempo 39 menit.
Dengan pencapaian itu, Putri KW mengaku bahagia. Apalagi, dia bisa mengalahkan unggulan dan melewati babak pertama serta kedua dengan baik. Hanya, dia merasa level permainannya masih kurang maksimal.
Padahal, dalam pertandingan melawan Jaquet tadi malam, Putri KW nyaris tidak pernah tertinggal. Meski sempat alot pada awal pertandingan, perlahan dia mulai menemukan ritmenya.
Pada game pertama, saat kondisi sama kuat 11-11, Putri KW mencetak enam angka beruntun untuk unggul 17-11. Dia lantas menutup game pertama dengan kemenangan 21-16.
Di game kedua, Putri KW terus unggul mulai awal sampai akhir. Jaquet yang hanya sempat tertinggal satu angka, 11-12 tidak mampu menahan permainan taktis dan efisien Putri KW. Pemain 18 tahun tersebut tiba-tiba melaju nyaman dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21-16.
”Hari ini (kemarin, Red) mainnya lebih enjoy. Lebih tenang dan bisa menahan emosi,” kata Putri KW kemarin.
Jaquet lebih senior dan memiliki ranking dunia lebih baik ketimbang Putri KW. Jaquet berusia 33 tahun dan memiliki ranking 46 dunia. Sedangkan Putri KW berada jauh di bawah yakni posisi 273 dunia.
Hari ini Putri KW akan menghadapi tantangan yang jauh lebih berat. Pada perempat final, pemain 18 tahun itu bertemu dengan unggulan ketiga asal Thailand Busanan Ongbamrungphan.
Itu menjadi pertemuan pertamanya mereka. Ongbamrungphan lolos perempat final setelah tadi malam menaklukkan Xuefei Qi asal Prancis dalam dua game langsung 21-6, 21-14.
Di atas kertas, peringkat keduanya bak bumi dan langit. Ongbamrungphan menempati peringkat ke-13 dunia. Namun, Putri KW bukan tipe yang mudah gentar jika berhadapan dengan pemain-pemain top.
”Ingin membuktikan kalau tidak kalah dengan senior-senior yang lain, baik di dalam maupun luar negeri. Sama ingin bisa mengalahkan mereka,” katanya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
