Detroit Pistons pada musim 2023–2024 menjadi bahan tertawaan di NBA gara-gara pernah kalah 28 kali secara beruntun (streak). Pistons pun mengakhiri musim dengan statistik menang-kalah 14-68.
JawaPos.com - Detroit Pistons akan kembali beraksi setelah libur Natal dengan menantang Utah Jazz dengan mengandalkan kedalaman skuad, dalam pertandingan NBA 2025-2026, di Salt Lake City, Amerika Serikat (AS), Sabtu (27/12) pagi WIB, dikutip dari ANTARA.
Laman NBA, Jumat, menyebut Pistons datang dengan status sebagai pemuncak klasemen Wilayah Timur dan membawa kepercayaan diri tinggi, meski harus menghabiskan masa liburan di tur tandang Wilayah Barat.
"Para pemain membuat banyak permainan penting di momen krusial dan itu menunjukkan kedalaman dan kebersamaan tim ini," pelatih Detroit Pistons JB Bickerstaff yang menekankan kontribusi kolektif sebagai kunci keberhasilan timnya sejauh ini.
Detroit menutup rangkaian laga sebelum Natal 2025 dengan dua kemenangan beruntun, masing-masing melawan Portland Trail Blazers dan Sacramento Kings.
Hasil tersebut mengukuhkan rekor Pistons menjadi 24 kemenangan dan enam kekalahan, alias pencapaian terbaik klub dalam 30 laga sejak musim 2005-2006.
Pistons juga sudah berhadapan dengan Jazz musim ini, tepatnya pada 5 November lalu di kandang mereka, dengan kemenangan 114-103.
Dalam laga tersebut, Svi Mykhailiuk mencetak 28 poin untuk Utah, namun tak cukup membendung laju tuan rumah.
Sementara, Jazz justru menghadapi laga melawan Pistons dengan tren negatif
Kekalahan 128-137 dari Memphis Grizzlies pada laga Natal (Christmas Day Match) menjadi kekalahan keempat beruntun mereka, yang kini tercatat sebagai tim dengan pertahanan terburuk di liga, yakni kebobolan rata-rata 127,4 poin per laga (ppg).
Pelatih Utah Jazz Will Hardy mengakui masih banyak pekerjaan rumah, terutama di sisi komunikasi bertahan.
"Kami sering memahami skema yang sama, tetapi tetap harus mengatakannya dengan jelas di lapangan, terutama saat melakukan switch," kata dia.
Pertandingan Utah Jazz melawan Detroit Pistons juga mempertemukan dua mesin poin di masing-masing klub, yaitu Cade Cunningham di kubu tamu dan Lauri Markkanen dari tuan rumah.
Cunningham unggul dalam pertemuan terakhir, namun Markkanen masih memimpin rata-rata poin musim ini.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
