
Tim balap sepeda Indonesia tiba di Tanah Air setelah berlaga di SEA Games 2025. (Istimewa)
JawaPos.com - Pembalap sepeda putri Indonesia, Ayustina Delia Priatna menorehkan prestasi membanggakan di SEA Games 2025. Ayustina kembali ke Tanah Air dengan kepala tegak usai menyumbangkan satu medali emas dan dua medali perunggu.
Medali emas diraih Ayustina di nomor Road Race - Individual Time Trial, di mana ia mencatatkan waktu 59 menit 18 detik. Sementara, dua medali perunggu di Individual Road Race dan Cycling Track - Women's Scratch.
Tampil di tiga nomor berbeda membuat Ayustina baru kembali ke Indonesia pada Minggu 21 Desember 2025. Kepulangan Ayustina bersama atlet sepeda track mendapat sambutan meriah Kemenpora, NOC Indonesia dan Indonesia Cycling Federation (ICF). Kepulangan Ayustina dan kawan-kawan diiringi tanjidor.
“Alhamdulillah senang terus puas juga karena di setiap nomor mendapat medali. Target dari pelatih sendiri cuma ditargetin satu emas saja di nomor ITT. Terus yang lainnya alhamdulillah bisa dapat juga jadi melebihi target,” papar Ayustina kepada wartawan.
“Alhamdulillah ini SEA Games kelima dan emas kedua di SEA Games. Medali ini untuk mama, untuk ICF dan pak ketua Listyo Sigit serta para pelatih,” papar Ayustina.
Tak puas dengan satu emas dan dua perunggu di Thailand, Ayustina akan mencoba mengejar prestasi di perhelatan Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Nagoya, Jepang. “Rencana ke depan saya sih untuk event terdekat ya Asian Games 2026,” tegas Ayustina.
Secara keseluruhan, cabang olahraga balap sepeda total menyumbangkan tiga medali emas, empat perak dan empat perunggu di SEA Games 2025. ICF bersyukur bisa memberikan kontribusi agar Indonesia finis di urutan dua klasemen medali SEA Games 2025.
“Kita memperoleh 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu. Tentunya hal tersebut merupakan kontribusi besar Federasi Sepeda Indonesia dalam kegiatan multi event SEA Games tersebut. Hari ini kita menyambut rekan kita, wonder woman kita saudari Ayustina, satu emas, dua perunggu. Kami atas nama pengurus mewakili pimpinan mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan atas kerja kerasnya sehingga mencapai prestasi seperti ini,” ujar Brigjen Pol Moh Irhamni selaku Komite Manajemen ICF.
Irhamni lantas meminta para atlet balap sepeda Indonesia langsung mengalihkan fokus untuk mengejar Asian Games 2026. Diharapkan sepeda bisa kembali menyumbang medali di ajang empat tahunan tersebut.
“Tentunya event-event kedepan masih ada Asian Games, rekan-rekan mohon kerja keras lagi untuk meningkatkan prestasi sehingga target-target dari federasi bisa tercapai,” lanjut Irhamni yang merupakan Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
