
76 Indonesian Downhill musim lalu di Bukit Klangon, Yogyakarta. (Istimewa)
JawaPos.com - Kompetisi balap sepeda menuruni gunung paling bergengsi di Indonesia akan segera bergulir. Makin ekstrem dan menantang! Memasuki musim 2026, 76 Indonesian Downhill bakal berbeda signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Musim 2026, 76 Indonesian Downhill total akan bergulir sebanyak 3 putaran. Seri perdana akan tersaji di Bukit Hijau Bike Park, Bantul, Yogyakarta pada pekan depan, 22-24 Mei. Kemudian putaran kedua akan kembali ke Kudus, Jawa Tengah, di Ternadi Bike Park, pada 22-23 Agustus. Puncaknya bakal bergulir di Arjuno Bike Park, Pasuruan, Jawa Timur, pada 16-18 Oktober.
Persaingan sengit dan panas bakal kembali terjadi dari para downhiller top nasional, khususnya yang bersaing 3 di kelas utama, yaitu Men Elite, Women Elite, dan Men Junior. Agnes Wuisan dari 76 Rider selaku penyelenggara meyakini perkembangan ekosistem dan prestasi downhill Indonesia harus terus bergerak ke arah yang tepat.
”Pencapaian prestasi atlet harus terus dibarengi dengan peningkatan ekosistem dan standar kualitas kompetisi. Musim 2026, kami melakukan sejumlah penyesuaian baru mulai dari pemilihan lokasi hingga tantangan-tantangan yang makin ekstrem yang menuntut setiap rider untuk push the limit kemampuan masing-masing. Tujuannya supaya kualitas downhiller Indonesia semakin tinggi, sehingga memperbesar kans mereka untuk berprestasi di level internasional,” ungkap Agnes.
Sementara itu Event Director 76 Indonesian Downhill Aditya Nugraha mengungkapkan alasan perubahan yang diambil tahun ini tak lepas dari upaya lompatan kualitas kompetisi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Penetapan jumlah 3 seri yang difokuskan hanya pada downhill murni, dilakukan demi menjaga konsistensi serta standar kualitas teknis kompetisi yang semakin tinggi.
”Secara teknis, 76 Indonesian Downhill Series tahun ini karakter lintasannya makin extreme dan makin menantang. Lintasan lebih panjang, minimal 1.600 meter, berbanding tahun lalu yang hanya minimal 1.250 meter. Kecuramannya juga bertambah sehingga lebih high speed dan less pedaling track. Jadi kecepatannya secara average akan lebih tinggi dibanding tahun lalu. Pasti makin seru!” urai Aditya.
76 Indonesian Downhill 2026 juga memberi perhatian khusus terhadap antusiasme para pecinta downhill yang selalu setia mengikuti kompetisi ini lewat livestream. Tayangan livestream akan semakin ditingkatkan dengan menampilkan detail data-data para rider secara real-time, data perlombaan yang makin lengkap dan makin informatif secara visual.
Soal kategori lomba, 76 Indonesian Downhill 2026 tetap membuka 10 kelas. Tiga kelas prestasi (Men Elite, Women Elite, dan Junior) kembali jadi fokus utama dengan label internasional bersertifikasi UCI C1. Kelas Men Youth dan Women Youth tetap dipertahankan untuk mendukung pengembangan jenjang karier sekaligus regenerasi atlet. Sedangkan, kelas Men Master C, Men Master B, Men Master A, Men Sport A, Men Sport B menjadi ajang untuk menyalurkan hobi sekaligus semangat berlomba agar semakin banyak masyarakat yang menggeluti olahraga downhill.
Perubahan teknikal yang terjadi di 76 Indonesian Downhill 2026 direspons cepat sejumlah downhiller. Konsep trek yang lebih curam, ekstrem, dan minim pedaling di musim ini dinilai sebagai langkah yang sangat positif untuk meningkatkan kemampuan dan mentalitas rider Indonesia agar lebih siap saat berkompetisi level internasional.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
