Selebrasi LeBron James setelah mencetak poin. (Wally Skalij/Los Angeles Times)
JawaPos.com - Rentetan selalu mencetak skor minimal dua digit LeBron James dalam 1.297 pertandingan berakhir, tetapi ia mencetak assist kemenangan melawan Raptors.
LeBron mengakhiri pertandingan dengan 8 poin dalam kemenangan Lakers. Pemain berusia 40 tahun tersebut hanya mencatatkan sembilan kali dengan mencetak skor satu digit yang terakhir terjadi pada 6 Januari 2007.
LeBron James menemukan Rui Hachimura di sudut untuk mencetak 3 poin penentu kemenangan saat bel berbunyi di Toronto.
LeBron James tahu rekor poin dua digitnya terancam. Dan, saat itu, ia tak peduli.
Permainan yang tepat adalah mengoper bola dan dia melakukannya. Dan, dengan itu, rekornya pun berakhir.
Rekor 1.297 poin dua digit berturut-turut James di musim reguler berakhir Jumat (5/12) pagi, ketika pemimpin perolehan poin NBA itu hanya mampu mencetak delapan poin dalam kemenangan Los Angeles Lakers 123-120 atas Toronto Raptors. Ia mencetak assist penentu kemenangan, yang menjadi tembakan tiga angka Rui Hachimura menjelang akhir pertandingan.
Setelah itu, ia ditanya apa pendapatnya tentang berakhirnya rentetan rekor tersebut.
"Tidak ada," kata James. "Kita menang."
James seharusnya bisa memenangkan pertandingan dan memperpanjang rekor pada penguasaan bola terakhir, tetapi ia malah mengoper bola kepada Hachimura di sudut kiri. Hachimura berhasil menangkap bola, dan James mengangkat tangannya ke udara untuk merayakannya.
"Cukup bermain dengan cara yang benar. Kamu selalu bermain dengan benar," kata James. "Itulah taktik saya. Begitulah cara saya diajari bermain. Saya telah melakukannya sepanjang karier saya."
"LeBron sangat menyadari berapa banyak poin yang dia miliki saat itu," kata pelatih Lakers, JJ Redick. "Dia melakukannya seperti yang sudah sering dia lakukan."
“Dewa-dewa basket, jika Anda melakukannya dengan cara yang benar, mereka cenderung memberi Anda hadiah,” kata Redick.
Rentetan rekor James dimulai pada 6 Januari 2007. Itu, sejauh ini, merupakan rentetan terpanjang dalam sejarah NBA, Michael Jordan memiliki 866 pertandingan dengan skor dua digit berturut-turut, Kareem Abdul-Jabbar memiliki 787 dan Karl Malone memiliki lari terpanjang keempat yaitu 575.
"Dia pemain yang sangat tidak egois," kata center Lakers, Jake LaRavia. "Dia hanya bermain basket. Dia punya kesempatan, tetapi karena dia pemain dan kepribadiannya, dia bermain untuk kepentingan tim, mengopernya ke Rui, dan kami memenangkan pertandingan."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022