Perenang Indonesia Adelia (tengah) meraih medali emas dalam ajang Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh 2025 di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (9/11/2025). (KOI/Mochammad Rifqi Priadiansyah)
JawaPos.com - Perenang muda Indonesia Adellia mempersembahkan medali emas nomor 200 meter gaya dada putri cabang renang dalam ajang Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh 2025 di Arab Saudi.
"(Medali emas) ini benar-benar jadi kejutan dan kado ulang tahun paling spesial buat saya," kata Adellia seusai merebut emas dalam laporan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Selasa.
Bertanding di Olympic Pool Riyadh, Adellia tampil luar biasa dengan catatan waktu 2 menit 32,24 detik, unggul atas perenang Turki Pinar Donmez (2:32,91 detik) dan wakil Lebanon Lynn El Hajj (2:33,93 detik).
Kemenangan itu menandai medali emas pertama bagi tim renang Indonesia di ajang ISG Riyadh 2025.
Adellia mengatakan, sejak awal berjuang dalam ajang itu, dia tidak menargetkan perolehan medali karena kondisi badan yang kurang prima. Di sisi lain, perjalanan ke arena pertandingan juga menjadi tantangan tersendiri dengan waktu tempuh dua jam.
Atlet 21 tahun itu hanya membawa tekad menikmati perlombaan dan memberikan kemampuan terbaiknya.
Pencapaian Adellia sekaligus melengkapi hasil positif tim renang Indonesia yang sebelumnya mengoleksi satu perak dari nomor tim mixed 4x100 meter medley relay melalui aksi Farrel Armandio Tangkas Muhammad Dwiky Raharjo, Azzahra Permatahani, dan Nadia Aisha Nurazmi yang membukukan 4:03,53 detik, dan perunggu yang diraih Flairene Candrea di nomor 100 meter gaya punggung putri dengan 1 menit 4,20 detik.
Pelatih kepala Tim Renang Indonesia Albert Christiandi Sutanto menjelaskan sebelum berlomba, Adellia menunjukkan kesiapan mental dan keyakinan bisa bersaing.
Keberhasilan Adellia, kata dia, sebagai sebuah kejutan manis karena pihaknya justeru menjagokan Flairene untuk merebut emas.
"Tapi Adellia justru tampil sangat tenang dan percaya diri. Ini hasil kerja keras dan konsistensinya selama pelatnas," katanya.
Sutanto menjelaskan Adellia sudah menunjukkan potensi besar sejak 100 meter gaya dada sejak sebelumnya, hanya saja karena faktor kurang beruntung.
Dia menambahkan pencapaian itu membuktikan performa luar biasa dan sinyal positif menuju SEA Games dan ajang-ajang besar berikutnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
