
Hendra Setiawan mendapatkan dua gelar dari Kejuaraan Dunia Senior 2025 di Thailand. (Dok: Instagram Debby Susanto)
JawaPos.com - Legenda bulu tangkis Hendra Setiawan mengambil raketnya yang sudah digantung sejenak untuk tampil di Kejuaraan Dunia Senior 2025 di Thailand. Keputusannya pun bukan sekadar untuk bermain, tapi juga langsung menjadi juara dunia.
Hendra Setiawan memutuskan 'turun gunung' selama 7-14 September dengan menggandeng Debby Susanto dan Tony Gunawan dalam BWF World Senior Championships 2025 di Eastern National Sports Training Centre, Pattaya, Thailand.
Kedua pasangan Hendra merupakan legenda bulu tangkis Indonesia. Namun khusus Tony, dia kini sudah menetap dan mewakili Amerika Serikat.
Bersama Debby Susanto, Hendra tampil di nomor ganda campuran kategori U-35. Sedangkan dengan Tony Gunawan, dia turun di nomor ganda putra kategori U-40.
Meski baru main lagi, Hendra Setiawan langsung menggila. Dia mampu menyabet dua gelar juara dunia senior sekaligus bersama pasangannya masing-masing.
Hendra memastikan gelarnya lebih dulu bersama dengan Debby. Berstatus sebagai unggulan kedua, mereka keluar sebagai juara usai mengalahkan unggulan pertama asal Thailand, Nawut Thanathiratham/Peeraya Minkitamorn dengan 21-5, 21-9.
Kemudian di nomor ganda putra U-40, Hendra/Tony yang juga menempati unggulan dua, sukses menaklukkan pasangan Thailand, Boonsak Ponsana/Jakrapan Thanathiratham dengan 21-18, 21-16.
Hasil ini membuat Hendra Setiawan menobatkan diri sebagai juara dunia senior di dua nomor. Pencapaiannya menambah prestasi gilanya sepanjang berkarier, termasuk meraih emas Olimpiade Beijing 2008 dengan Markis Kido.
Hendra Setiawan sendiri telah menyatakan pensiun sebagai pebulu tangkis per 24 Januari 2025. Dia memutuskan gantung raket setelah menjalani karier sebagai atlet selama 20 tahun.
Pengumuman gantung raketnya sudah disampaikan sejak 3 Desember 2024. Tapi dia baru resmi pensiun tepat setelah Indonesia Masters 2025 pada Januari lalu.
Sejak saat itu, Hendra awalnya mengatakan ingin menghabiskan waktunya bersama keluarga terlebih dahulu. Tapi kurang dari dua bulan pasca pensiun, dia beralih profesi sebagai pelatih Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022