
Dua tunggal putra Indonesia gugur di babak pertama kejuaraan tenis internasional Amman Men
JawaPos.com-Cuaca mendung menyelimuti lapangan tenis Nusa Dua Bali tempat kejuaraan tenis internasional Amman Men's World Tennis Championship seri VII dilangsungkan. Suasana ini membawa dampak kurang menguntungkan bagi para petenis Indonesia yang bertanding.
Pada hari pertama gelaran babak 32 besar, kubu tuan rumah Indonesia sudah harus kehilangan dua tunggal putra pada kejuaraan yang berhadiah total $30.000, setelah keduanya menelan kekalahan dari lawan-lawan mereka.
Menurunkan Gunawan Trismuwantara yang bertanding di lapangan A Nusa Dua, petenis Indonesia ini terpaksa memberikan kemenangan kepada lawannya, Niccolo Catini dari Italia. Akibat tidak dapat melanjutkan pertandingan karena mengalami cedera pergelangan kaki.
Menghadapi unggulan ke-5, permainan Gunawan Trismuwantara cukup merepotkan lawan yang berperingkat 746 ATP. Sejak set pertama dimulai hingga game ke-4, skor sama kuat 2-2 terjadi.
Namun, petaka menimpa petenis Indonesia di game ke-5 saat kedudukan 3-2 untuk keunggulan Niccolo Catini. Pada menit ke-32, saat mencoba mengejar bola dan melakukan sliding, pergelangan kaki kiri Gunawan Trismuwantara terkilir dan laga harus dihentikan.
Setelah mendapat perawatan dari tim medis dan pertimbangan dari wasit serta pelatihnya, Gun Gun sapaan akrab Gunawan Trismuwantara, akhirnya memutuskan mundur. Niccolo Catini berhak maju ke babak kedua.
Kekalahan lainnya dialami wakil tuan rumah lainnya, Tegar Abdi Satrio Wibowo, setelah dipaksa mengakui ketangguhan Koki Matsuda di babak pertama ITF World Tennis Tour Bali.
Kalah telak 0-6 dan 3-6, Tegar Abdi Satrio Wibowo, yang merupakan runner-up ganda putra pada seri ke-VI pekan lalu bersama Lucky Candra Kurniawan, harus menyerah di tangan petenis asal Jepang yang menjadi unggulan ke-4.
Setelah dua kekalahan beruntun yang dialami dua petenis tuan rumah, secercah harapan muncul melalui Lucky Candra Wijaya yang menantang pemain Amerika Serikat Anders Matta.
Bertarung di lapangan A Nusa Dua Bali, Lucky Candra Kurniawan, yang merupakan pemain dari babak kualifikasi, memaksa lawannya sering melakukan kesalahan sendiri. Penempatan bola yang akurat dan senjata passing shot forehand yang mematikan.
Hasilnya, skor 6-3 berhasil dibukukan petenis merah putih berusia 21 tahun ini, menutup set pertamanya dalam waktu 32 menit.
Di set kedua, Anders Matta semakin frustrasi dengan strategi yang diterapkan wakil tuan rumah ini. Dia terus tertinggal dalam perolehan angka hingga kedudukan 5-3 untuk keunggulan pemain Indonesia.
Namun, hujan kembali mengguyur lapangan tenis ITDC di kawasan wisata Nusa Dua Bali, membuat laga keduanya harus ditunda dan akan dilanjutkan keesokan harinya.
Selain ditundanya laga antara Lucky Candra Kurniawan melawan Anders Matta, akibat kendala cuaca, seluruh pertandingan baik tunggal maupun ganda lainnya juga harus mengalami penundaan. Pertandingan dijadwalkan kembali digelar besok pagi.
Hasil pertandingan Babak 32 besar, Seri VII M-25 (Selasa, 9 September 2025)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
