
Kinerja PT Amman Mineral Internasional Tbk. Kuartal I 2026 Melesat, Produksi dan Laba Berbalik Positif (dok. AMMN)
JawaPos.com – PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatatkan lonjakan kinerja keuangan dan operasional pada kuartal pertama 2026. Perusahaan kini telah terintegrasi penuh, mulai dari kegiatan pertambangan hingga pemurnian, serta menempati posisi sebagai produsen tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia.
“Kami mengawali tahun 2026 dengan eksekusi yang kuat dan kinerja operasional yang solid di seluruh lini bisnis,” kata Arief Sidarto, Direktur Utama AMMAN dalam keterangannya, Jumat (1/5).
Dari sisi operasional, total material yang ditambang mencapai 56 juta ton, sesuai rencana. Lonjakan signifikan terlihat pada volume bijih segar yang naik drastis menjadi 38 juta ton dari sebelumnya hanya 1 juta ton pada periode yang sama tahun lalu. Kadar logam juga mengalami peningkatan, dengan tembaga mencapai 0,53 persen dan emas 0,54 gram per ton.
Peningkatan ini sejalan dengan pergeseran aktivitas tambang di Fase 8, yang kini telah masuk tahap ekstraksi bijih segar setelah sebelumnya difokuskan pada pengupasan lapisan penutup. Meski demikian, biaya penambangan per unit naik 29 persen secara tahunan menjadi USD 3,25 per ton, dipicu jarak angkut lebih jauh serta kenaikan harga bahan bakar.
Produksi konsentrat turut melonjak hingga 167.792 ton kering, atau naik 110 persen dibandingkan tahun lalu. Produksi tembaga mencapai 101 juta pon dan emas 136.115 ons, masing-masing tumbuh signifikan secara tahunan.
Sementara itu, dari sisi hilirisasi, produksi katoda tembaga tercatat sekitar 27.670 ton dengan tingkat utilitas 50 persen, dan emas murni sebesar 66.209 ons dengan utilisasi 46 persen.
Dari sisi penjualan, AMMN membukukan pendapatan bersih sebesar USD 808 juta. Angka ini ditopang oleh penjualan katoda tembaga sebesar USD 391 juta, emas murni USD 82 juta, serta konsentrat USD 334 juta.
Kenaikan ini tidak lepas dari izin ekspor konsentrat sementara yang masih berlaku hingga akhir April 2026, serta mulai stabilnya kinerja smelter.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
