Oscar Piastri Unjuk Kekuatan di FP3, Siap Tantang Gelar di Zandvoort. (Bobby Arifin/Jawa Pos)
JawaPos.com – Oscar Piastri menunjukkan ketenangan luar biasa di momen penting. Pebalap muda McLaren itu sukses merebut pole position pada sesi kualifikasi Formula 1 GP Belanda di Sirkuit Zandvoort, Sabtu (30/8), mengungguli rekan setim sekaligus rival utamanya, Lando Norris, dengan selisih sangat tipis hanya 0,012 detik.
Norris sebenarnya tampil lebih cepat sepanjang tiga sesi latihan bebas. Namun ketika memasuki kualifikasi, Piastri mampu mengubah keadaan. Catatan waktunya di Q3 menjadi penentu sehingga ia berhak start paling depan pada balapan Minggu (31/8).
“Ini definisi tampil di waktu yang tepat,” kata Piastri usai kualifikasi. “Akhir pekan ini tidak mudah, tapi saya senang bisa mengunci pole dan punya peluang memperpanjang keunggulan poin di klasemen.”
Hasil ini menjadi pole kelima Piastri musim 2025, sekaligus yang pertama sejak GP Spanyol enam seri lalu. Dengan posisi start terdepan, ia berkesempatan menambah jarak sembilan poin yang saat ini dimilikinya atas Norris di klasemen sementara.
Verstappen Ketiga, Hadjar Jadi Kejutan
Di belakang duet McLaren, Max Verstappen harus puas menempati urutan ketiga. Meski mendapat dukungan penuh penonton tuan rumah yang mendominasi tribun dengan lautan oranye, pebalap Red Bull itu tetap tertinggal seperempat detik dari Piastri.
Ini menjadi kali pertama Verstappen gagal start dari barisan depan di GP Belanda sejak balapan ini kembali ke kalender F1 pada 2021.
Kejutan besar justru datang dari Isack Hadjar. Pebalap rookie Racing Bulls asal Prancis itu tampil luar biasa dengan merebut posisi keempat. Hadjar berhasil menyalip George Russell (Mercedes) serta dua pebalap Ferrari di menit akhir Q3.
Hasil ini juga menjadi pencapaian terbaiknya di F1 sejauh ini. “Rasanya terlalu bagus untuk dipercaya!” teriak Hadjar lewat radio tim.
Ferrari dan Hamilton Masih Tertinggal
George Russell menutup sesi di posisi kelima. Charles Leclerc merebut posisi keenam setelah mengalahkan rekan setimnya, Carlos Sainz, pada detik terakhir.
Oscar Piastri, Lando Norris, dan Max Verstappen. (Bobby Arifin/Jawa Pos)
Sementara Lewis Hamilton, meski sempat lebih cepat dari Leclerc di awal Q3, akhirnya harus puas di posisi ketujuh. Bagi Hamilton, masuk kembali ke Q3 setelah absen sejak GP Inggris bulan Juli sudah dianggap sebagai langkah maju.
Sayangnya, performa Ferrari secara keseluruhan masih jauh dari harapan. Tim Kuda Jingkrak kembali gagal menembus tiga besar dan masih kalah cepat dibanding McLaren maupun Red Bull.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
