Selebrasi Megawati Hangestri Pertiwi. (Dok. V-League)
JawaPos.com — Kabar mengejutkan datang dari Liga Voli Putri Korea Selatan. Outside hitter andalan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, dikabarkan tidak akan melanjutkan petualangannya bersama Jung KwanJang Red Sparks.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh pihak klub Red Sparks dan agennya pada Rabu (9/4/2025) melalui Yonhap. Mereka menyatakan Megawati memilih tidak memperpanjang kontraknya demi mendampingi ibunya yang sedang sakit.
Selama dua musim terakhir, Megawati menjadi pilar utama Red Sparks. Ia turut membawa klub asal Daejeon itu menembus partai final untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir.
Performa Megawati di musim ini sangat luar biasa dan mendapat banyak pujian. Ia bahkan sempat menjadi pencetak poin terbanyak pada pertandingan final kelima melawan Pink Spiders dengan torehan 37 angka.
Kontribusi besarnya di lapangan membuat Red Sparks sangat berharap Mega tetap bertahan. Namun, prioritas keluarga membuat Mega harus mengambil keputusan berat.
"Mega sangat senang dengan dua tahun yang dihabiskannya di Jungkwanjang sehingga ia ingin memperbarui kontraknya, tetapi kesehatan ibunya yang buruk dan baktinya yang besar untuk merawatnya menjadi alasan mengapa ia menyerah untuk tetap bertahan di V-League," ujar pernyataan resmi sang agen menurut Yonhap.
Keputusan ini disambut dengan rasa hormat dan dukungan penuh dari pihak klub. Red Sparks menilai Mega sebagai pemain dengan dedikasi dan kepribadian luar biasa.
"Mega adalah pemain yang berdedikasi yang tidak hanya tampil terbaik tetapi juga memiliki kepribadian yang baik, harmonis dengan para pemain dan pelatih. Saya mendukung tantangan baru Mega dan berharap dapat bekerja sama dengan mereka lagi suatu hari nanti."
Kepergian Mega tentu menjadi kehilangan besar bagi V-League Korea Selatan. Dalam dua musim, ia menjelma menjadi bintang dan wajah baru dari kebangkitan Red Sparks.
Selain dikenal lewat smash kerasnya, Mega juga menunjukkan ketenangan dan leadership yang menginspirasi rekan satu tim. Ia menjadi pemain asing paling produktif di klub selama dua musim terakhir.
Mega pun tak menutup kemungkinan untuk bermain di liga lain dengan musim yang lebih pendek. Hal itu demi memberikan lebih banyak waktu untuk keluarganya di Indonesia.
Red Sparks sebenarnya sudah menyiapkan perpanjangan kontrak untuk Mega sejak awal April. Namun, komunikasi terus mengarah pada keputusan Mega untuk kembali ke Tanah Air.
Mega bergabung dengan Red Sparks pada musim 2023-2024 dan langsung mencuri perhatian. Ia menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di Liga Voli Korea Selatan.
Popularitasnya meningkat pesat di Korea Selatan berkat performa gemilang dan senyumnya yang ramah. Mega juga kerap tampil dalam berbagai acara televisi dan konten klub.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
