Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat, menanggapi soal rencana BWF mengubah sistem skor dari 3x21 menjadi 3x15. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) berencana melakukan perubahan terkait sistem skor pertandingan turnamen internasional. Bahkan, format itu segera dilakukan uji coba dalam waktu dekat. Bagaimana sikap PBSI menanggapi rencana itu?
BWF telah mengumumkan bahwa ada sistem skor baru yang disiapkan untuk pertandingan bulu tangkis dunia ke depan, yakni format 3x15 untuk menggantikan 3x21 yang selama ini telah diterapkan.
Sistem skor baru itu telah mendapat persetujuan dari dewan federasi dan akan dilakukan uji coba. BWF menetapkan bahwa 3x15 akan dilakukan uji coba dari April hingga September atau Oktober 2025.
Rangkaian turnamen yang akan jadi bahan percobaan untuk sistem 3x15 adalah turnamen BWF grade 3 yang mencakup International Challenge, International Series, dan Future Series. BWF juga merencanakan kejuaraan benua, liga nasional dan internasional, serta turnamen nasional menggunakan sistem baru.
Lantas bagaimana dengan sikap PBSI sebagai salah satu induk olahraga bulu tangkis Indonesia yang juga anggota BWF? "Saya rasa tanggapan tanyakan ke BWF saja. Kita mengikuti saja," kata Taufik Hidayat, Wakil Ketua Umum I PBSI, ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Selasa (11/2).
"Karena susah juga nanti diubah 15. Kita harus cepat memutuskan juga karena poin 21 dan poin 15 cara latihan dan pola mainnya sangat berbeda. Saya tidak tahu kalau diganti lagi, itu kan baru wacana saja kan?" tambahnya.
Taufik Hidayat, yang merupakan mantan pemain, pernah mencicipi dua sistem skor BWF, yakni 3x15 dan 3x21. Bedanya, format 3x15 pada zamannya ada pindah bola, bukan rally point seperti sekarang.
"Itu selera ya. Kalau sekarang 21 lebih ke mental, kita salah dikit saja poin buat lawan. Kalau 15 ada pindah bola. Nah, tidak tau sekarang ada tidak bola atau tidak. Cuma daya tahan lebih lama dan latihan fisiknya lebih ekstra," terang Taufik saat ditanya lebih menantang format 3x15 atau 3x21.
Lebih lanjut, Taufik Hidayat berharap agar BWF bisa menyampaikan kabar uji coba kepada federasi tiap negara secepatnya. Sebab, format 3x15 akan sangat memengaruhi pola pertandingan dan pemain harus dipersiapkan dengan baik.
"Kalau dicoba (perlu) jauh-jauh hari ngasih taunya karena memengaruhi pola bertanding, pola daya tahan, pola teknik, pola secara psikis dan mindsetnya juga berubah juga," jelasnya.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
