
Ilustrasi makan sebelum atau setelah olahraga (pexels)
JawaPos.com - Jika Anda ingin menurunkan berat badan, maka mulailah dengan menjaga pola makan. Salah satunya dengan program penghitungan kalori yang masuk dalam tubuh kita. Selain itu, Anda bisa menambah dengan latihan latihan fisik, seperti olahraga latihan beban atau kardio.
Terkadang setelah olahraga beberapa kasus ditemukan alih-alih berat Anda berkurang malah mengalami kenaikan berat badan.
Menyadur dari Verywell Fit, ada beberapa alasan yang didukung penelitian mengapa Anda merasakan kenaikan berat badan setelah berolahraga. Ini termasuk penambahan massa otot, retensi air, peradangan pasca-latihan, penggunaan suplemen, atau bahkan makanan yang mengandung nutrisi serat yang tinggi.
Dalam kebanyakan kasus, kenaikan berat badan pasca-latihan merupakan kejadian normal dan umum yang mungkin bersifat sementara. Inilah yang perlu Anda ketahui tentang penambahan berat badan setelah berolahraga.
Berikut 7 alasan yang perlu Anda ketahui mengapa hal tersebut terjadi kepada tubuh, menurut Verywell Fit.
Bertambahnya Masa Otot
Mengapa berat badan Anda bertambah, kemungkinan besar mulai bertambahnya masa otot. Seberapa banyak otot yang Anda peroleh bergantung pada pola makan dan jenis olahraganya. Di setiap aktivitas fisik Anda bertambah, kemungkinan besar akan menghasilkan peningkatan kekuatan dan massa otot.
Jika Anda mulai program latihan beban dan memenuhi kebutuhan protein harian dengan cukup, kemungkinan besar massa otot Anda akan meningkat dengan signifikan. Faktor genetika juga berperan besar dalam peningkatan jumlah massa otot yang Anda peroleh saat memulai program latihan.
Jika Anda dengan muda dapat mendapatkan massa otot, Anda termasuk orang yang beruntung. Otot membantu membentuk tubuh yang kuat dan sehat, namun ketika massa otot Anda mulai bertambah, maka angka dalam timbangan kemungkinan besar juga akan meningkat.
Faktanya, meskipun mengalami penurunan lemak, ruang tersebut akan diisi otot yang mulai terbentuk. Otot lebih padat dibandingkan lemak. Artinya, jika massa otot bertambah, berat timbangan Anda bisa naik meski kehilangan lemak tubuh.
Retensi Air
Alasan umum lainnya untuk penambahan berat karena olahraga karena mengalami retensi air. Hal tersebut terjadi karena olahraga atau latihan fisik yang Anda lakukan terlalu berlebihan, namun hal tersebut tidak memakan waktu lama, lalu berat badan Anda kembali normal.
Selain itu, retensi air juga disebabkan kita tidak memperhatikan makanan yang kita konsumsi. Kelebihan asupan natrium atau tinggi garam bagi tubuh dapat menyebabkan peningkatan berat badan.
Mengutip dari Verywell Fit, menurut penelitian mengonsumsi terlalu banyak makanan asin dapat meningkatkan produktivitas air dalam tubuh, namun tubuh Anda tidak bisa memproduksi lebih banyak urin.
Cairan ekstra dalam tubuh yang bertambah bisa menaikkan berat badan Anda. Beberapa orang bahkan sangat sensitif terhadap natrium dan mungkin tubuhnya bisa menahan air lebih banyak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022