Pembalap Alpine F1, Jack Doohan. Dia merupakan putra dari Legenda MotoGP, Mick Doohan. (foto: f1.com)
JawaPos.com - Pembalap Alpine, Jack Doohan, mendapatkan peringatan keras setelah mengisi line-up untuk tampil di F1 2025. Jack Doohan diketahui merupakan putra dari Mick Doohan, yang merupakan Juara Dunia 500cc (era sebelum MotoGP) sebanyak lima kali dari 1994-1998.
Jack Doohan akan menjadi salah satu dari lima pembalap berstatus rookie di F1. Setidaknya dia harus membuktikan yang terbaik di antara empat pesaingnya di level debutan.
Musim 2024 memang sudah selesai. Akan tetapi, pembicaraan mengenai masa depan pembalap Australia itu di Alpine F1 mendadak menjadi sorotan.
Doohan sempat merasakan persaingan panas di F1. Dia mendapat peluang dalam satu kali balapan pada GP Abu Dhabi, yang merupakan seri terakhir pada musim lalu.
Penampilan Doohan meninggalkan kesan yang beragam, dengan beberapa pihak mempertanyakan masa depan jangka panjangnya bersama Alpine.
Pembalap peringkat ketiga di F2 2023 itu sempat tidak menjadi pilihan Alpine untuk menggantikan Esteban Ocon pada musim depan.
Tim asal Prancis itu sempat digadang-gadang akan menggaet Franco Colapinto, yang mampu menunjukkan proses bersama Williams musim lalu.
Namun, meskipun Colapinto menarik perhatian, langkah Alpine untuk merekrutnya terkendala oleh dua faktor utama: biaya tinggi untuk membebaskannya dari kontrak dengan Williams dan performanya yang menurun di akhir musim.
Doohan akhirnya menjadi pilihan dan akan berduet dengan Pierre Gasly untuk menatap F1 2025.
Melihat Doohan yang belum mentas pada musim ini, spekulasi akan masa depannya mendapat peringatan keras. Peringatan ini muncul langsung dari Penasihat Eksekutif Alpine F1, Flavio Briatore.
Dalam wawancara dengan Le Parisien, Flavio Briatore memberikan pernyataan yang ambigu mengenai Doohan.
“Hal yang pasti di dunia ini hanya kematian,” ujar Briatore, dikutip dari Crash.
“Kami memulai musim dengan Pierre [Gasly] dan Jack [Doohan], itu jaminan. Tapi setelah itu, kita lihat saja selama musim berjalan,” tambahnya.
Briatore juga menekankan pentingnya kontribusi setiap pembalap dalam membawa hasil bagi tim.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
