
Pembalap Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, rayakan kemenangan usai menangi GP Jepang. (Dok. Instagram/@f1)
JawaPos.com – Bos tim Mercedes-AMG Petronas Formula One Team, Toto Wolff, memuji performa sensasional rookie Italia Kimi Antonelli. Itu setelah dia merebut pole position di Miami Grand Prix.
Pembalap 19 tahun itu tampil luar biasa di sesi kualifikasi (Q3), mencatat waktu 1 menit 27,798 detik pada lap pertamanya. Dia unggul sekitar empat persepuluh detik dari para rivalnya. Catatan itu praktis sudah mengunci pole tanpa perlu memperbaiki waktu di lap kedua.
"Putaran pertama itu benar-benar istimewa," kata Wolff seperti dikutip AFP.
"Dia unggul tiga persepuluh detik atau lebih di depan mobil berikutnya. Tetapi kemudian kami terlalu percaya diri dan terlalu memaksakan diri, tetapi begitulah dia,’’ paparnya.
Wolff menjelaskan bahwa usia muda dan kurangnya pengalaman pembalap Italia itu masih perlu dipertimbangkan. Namun, dia merasa Antonelli tidak lagi rentan terhadap kesalahan.
"Ini adalah peningkatan karena di masa lalu dia akan berakhir di dinding, tetapi sekarang itu hanya putaran yang terlewatkan. Sekarang dia menunjukkan kecepatannya, yang sangat menyenangkan untuk dilihat,’’ ujarnya.
Dengan pole ini, Antonelli juga masuk dalam kelompok elite. Dia menjadi salah satu dari sedikit pembalap yang meraih tiga pole position beruntun. Dia sejajar dengan legenda seperti Ayrton Senna dan Michael Schumacher.
Meski demikian, Antonelli tetap merendah. Ia mengakui kondisi lintasan di Miami International Autodrome sangat panas dan licin, sehingga sulit menyatukan semua sektor dalam satu lap sempurna. Ia bahkan merasa masih ada potensi waktu yang belum tergali.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
