Tangkapan layar video saat kericuhan terjadi di pertandingan futsal antarmahasiswa. (X @drivergojek1923)
JawaPos.com — Insiden brutal dalam ajang Pekan Olahraga Sebelas Maret (Porsema) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo membuat banyak pihak geram. Seorang mahasiswa harus dilarikan ke rumah sakit setelah lehernya diinjak keras oleh kiper lawan dalam pertandingan futsal.
Kejadian yang terjadi pada Selasa (22/10) sekitar pukul 20.30 WIB itu sontak viral di media sosial. Momen tersebut memperlihatkan aksi pemain Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) berinisial SAP yang tiba-tiba menginjak leher pemain Fakultas Pertanian (FP) berinisial RAFRP.
Insiden ini terjadi saat skor pertandingan menunjukkan 4-2 dan wasit baru saja meniup peluit tanda pelanggaran. SAP yang berposisi sebagai kiper FEB, tiba-tiba mendatangi RAFRP yang jatuh dan langsung menginjak bagian lehernya tanpa ampun.
Aksi kekerasan ini mengejutkan seluruh penonton di Stadion UNS dan menjadi sorotan tajam di berbagai platform media sosial. Publik geram melihat aksi kekerasan di lapangan yang seharusnya menjadi ajang sportivitas dan persahabatan antarmahasiswa.
Korban langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Moewardi Solo untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Insiden yang mencoreng wajah kampus ini kemudian mendapat perhatian serius dari pihak UNS.
Pihak kampus mengeluarkan pernyataan akan ada sanksi tegas kepada pelaku serta evaluasi terhadap panitia pelaksana Porsema. Tak hanya itu, Rektor UNS juga menginstruksikan untuk menghentikan seluruh kegiatan Porsema sampai waktu yang belum ditentukan.
Aksi SAP yang menginjak leher RAFRP dianggap sangat membahayakan dan dapat menimbulkan risiko cedera fatal bagi korban. Cedera di bagian leher bisa berdampak parah hingga merusak jaringan saraf, bahkan dapat menyebabkan kelumpuhan atau kematian.
Leher adalah area tubuh yang sangat rentan karena berisi jaringan saraf vital serta vertebra yang menyokong kepala. Cedera leher, seperti yang dialami RAFRP, dapat menyebabkan berbagai komplikasi, mulai dari gangguan mobilitas hingga kerusakan permanen pada sistem saraf pusat.
Pukulan atau injakan keras pada leher bisa mengakibatkan patah tulang belakang, yang dapat mengakibatkan paralisis jika tidak segera ditangani. Jika cedera tersebut mengenai vertebra atau ruas tulang belakang tertentu, korban bisa mengalami kelumpuhan dari leher ke bawah.
Beberapa jenis cedera fatal yang bisa terjadi akibat insiden seperti ini meliputi patah tulang belakang, saraf terjepit, dan kerusakan pada ligamen leher. Cedera ini tidak hanya menyebabkan rasa sakit luar biasa, tetapi juga bisa membuat korban kehilangan kemampuan gerak tubuh.
Cedera akibat benturan di leher juga bisa menyebabkan kontusio, yaitu memar yang parah di permukaan kulit dan jaringan di sekitarnya. Selain menyebabkan nyeri, kontusio juga bisa menghambat aliran darah, memperparah risiko kerusakan otot dan jaringan saraf.
Dalam kasus yang parah, cedera leher dapat mengakibatkan kerusakan saraf pada pusat pengaturan gerak di otak dan tulang belakang. Hal ini akan berdampak pada hilangnya kemampuan koordinasi, bahkan pada gerakan sederhana seperti berjalan atau menggerakkan tangan.
Cedera fatal di bagian leher juga bisa menyebabkan trauma sistem saraf pusat atau yang dikenal sebagai Central Nervous System (CNS) injury. Trauma pada saraf pusat sering kali berakibat panjang dan dapat mengubah kualitas hidup seseorang secara drastis.
Kasus-kasus cedera saraf pusat ini bahkan memiliki tingkat prevalensi yang cukup tinggi pada olahraga dengan kontak fisik. Meski cedera seperti ini lebih sering terjadi pada olahraga keras, kejadian di futsal UNS membuktikan hal ini juga bisa terjadi di olahraga lain.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
