
Mario Aji, pembalap tim Honda Asia menggeber mesin motornya saat sesi free practice 2 di Sirkuit Mandalika, Lombok, kemarin (18/3). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com — Manuel Gonzalez berhasil meraih kemenangan di Moto2 Jepang 2024 setelah perjudian menggunakan ban kering membuahkan hasil manis. Pembalap Gresini itu berhasil tampil gemilang di Sirkuit Motegi, Minggu (6/10), mengatasi kondisi cuaca yang tak menentu dan menyulitkan sebagian besar pembalap.
Balapan Moto2 Jepang sempat dihentikan di lap pertama setelah hujan tiba-tiba mengguyur Sirkuit Motegi. Kondisi trek berubah dengan cepat, membuat balapan menjadi sangat menantang bagi para pembalap, termasuk Jake Dixon yang sempat memimpin balapan setelah memulai dari posisi pole.
Saat balapan dilanjutkan, Race Direction memutuskan untuk menetapkan balapan sebagai wet race. Namun, trek tidak terlalu basah, sehingga membuat beberapa pembalap menghadapi dilema besar dalam memilih ban.
Hujan yang turun tidak deras membuat sebagian besar pembalap kesulitan dengan ban basah yang mereka gunakan. Situasi ini membuka peluang bagi pembalap yang berani mengambil risiko dengan tetap menggunakan ban kering.
Manuel Gonzalez bersama beberapa pembalap lainnya, seperti Ai Ogura, Filip Salac, dan Jeremy Alcoba, memutuskan berjudi dengan ban slick. Perjudian ini akhirnya terbukti menjadi keputusan yang tepat.
Ai Ogura menjadi pembalap yang pertama menunjukkan keunggulan dengan ban kering. Dengan mudah ia menyalip beberapa pembalap yang kesulitan dengan ban basah dan langsung memimpin balapan.
Namun, memasuki lap sembilan, Manuel Gonzalez melakukan manuver brilian untuk menyalip Ogura. Setelah itu, Gonzalez memimpin balapan hingga garis finis dan memastikan kemenangan perdananya di Grand Prix Moto2.
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Gonzalez yang untuk pertama kalinya berhasil naik ke podium teratas di kelas Moto2. Setelah balapan, Gonzalez mengungkapkan rasa syukurnya dan meminta maaf kepada para penggemar Jepang karena telah merebut kemenangan dari Ai Ogura.
"Saya minta maaf kepada seluruh fans Jepang karena saya merebut kemenangan dari Ai Ogura, tapi balapan bisa seperti ini. Kemenangan ini berkat kerja sama tim," ujar Gonzalez dengan penuh syukur.
Ai Ogura yang sempat memimpin balapan harus puas finis di posisi kedua. Meskipun begitu, penampilannya tetap mengesankan, terutama di hadapan para penggemar di negara asalnya, Jepang.
Podium ketiga berhasil direbut oleh Filip Salac dari tim Elf Marc VDS Racing. Perjudian yang ia lakukan dengan menggunakan ban kering juga berhasil membawanya finis di posisi tiga, menyusul Ogura dan Gonzalez.
Jeremy Alcoba yang juga menggunakan strategi ban kering, finis di posisi keempat. Sementara Zonta Van Den Goorbergh dari RW Racing GP berhasil mengamankan posisi kelima di balapan kali ini.
Sayangnya, balapan ini tidak berakhir manis bagi Mario Suryo Aji, pembalap kebanggaan Indonesia. Mario Aji, yang membalap untuk tim Idemitsu Honda Team Asia, gagal menyelesaikan balapan setelah mengalami masalah teknis di tengah perlombaan.
Bagi Mario Aji, balapan ini tentu menjadi kekecewaan besar, terutama setelah menunjukkan performa yang cukup baik di sesi latihan dan kualifikasi. Meski demikian, kegagalan ini menjadi pelajaran berharga bagi Mario untuk terus meningkatkan kemampuannya di ajang Moto2.
Selain Mario, beberapa pembalap lainnya juga tidak berhasil menyelesaikan balapan, termasuk Jaume Masia dan Joe Roberts. Keduanya harus menyudahi perlombaan lebih awal akibat masalah yang dialami di lintasan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
