Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Agustus 2024 | 19.53 WIB

Konsistensi Candra Wijaya Gelar Turnamen Bulu Tangkis Khusus Ganda

12th Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2024 Presented by Candra Wijaya bakal digelar pada 4-7 September di Hall DYSCWIBC, Serpong, Banten. (Istimewa) - Image

12th Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2024 Presented by Candra Wijaya bakal digelar pada 4-7 September di Hall DYSCWIBC, Serpong, Banten. (Istimewa)

JawaPos.com–Candra Wijaya pebulu tangkis peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 terus berdedikasi mencetak atlet berbakat. Candra menggelar event bertajuk 12th Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2024 Presented by Candra Wijaya.

Event bakal berlangsung pada 4-7 September 2024 di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre (DYSCWIBC), Jalan Jelupang Raya No. 15, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Kejuaraan khusus ganda itu mempertandingkan nomor boy’s, girl’s, mix’s doubles dimulai dari kelompok umur U-15, U-17 dan U-19 hingga mens dan womens doubles.

Selain nomor bulu tangkis konvensional tersebut, ada pula digelar pertandingan nomor three on three yang sedang naik daun (meramaikan) ada usia 100+ dan 150+. Selain memperebutkan trofi, kejuaraan itu juga memperebutkan total hadiah Rp 265 juta.

Candra menuturkan, event itu mendukung PP PBSI dengan melakukan pembinaan. Kejuaraan itu memiliki atau mendapat poin nasional. Phaknya ingin memberikan kesempatan lebih banyak kepada bibit-bibit pemain muda berbakat khususnya di kelompok ganda.

”Untuk terus semakin mengasah dan meningkatkan kemampuan, menambah jam terbang pengalaman,” tutur Candra.

”Sejarah telah membuktikan bahwa sektor ganda adalah permainan yang aktraktif dan menarik, sehingga banyak diminati dan dinikmati,” ujar Candra.

Dia menyebutkan, dari dulu hingga kini Indonesia memiliki ganda-ganda andal yang melegenda. Tak hanya di ganda putra, tetapi juga di ganda putri dan ganda campuran.

”Sektor ganda terus menjadi penyelamat muka Indonesia di berbagai kejuaraan internasional, termasuk di All England, Kejuaraan Dunia,” tambah Candra.

Dominasi sektor ganda Indonesia begitu kuat. Dari delapan medali emas yang direbut pebulu tangkis Indonesia di pentas Olimpiade, lima emas di antaranya dipersembahkan pemain-pemain ganda. Dimulai pasangan ganda putra Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky di Olimpiade Atlanta 1996. Berikutnya Candra Wijaya/Tony Gunawan di Olimpiade Sydney 2000. Lalu Markis Kido/Hendra Setiawan di Olimpiade Beijing 2008. Disusul ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Terakhir ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo 2020.

”Semoga dari Yonex-Sunrise Doubles Spesial Championships ini bisa melahirkan kembali pemain-pemain ganda andal, baik di ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk bisa disumbangkan bagi negara tercinta, Indonesia,” harap Candra.

Dia menambahkan, dalam setiap perhelatan kejuaraan itu pihaknya selalu memberikan penghargaan kepada pembina bulu tangkis terbaik versi CWIBC dan kepada Legenda Bulu tangkis Indonesia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore