Pembalap Red Bull KTM Factory Racing Brad Binder memacu kecepatan pada sesi latihan bebas 2 MotoGP seri ke-15 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (13/10).
JawaPos.com – Para pembalap MotoGP diperkirakan bakal mendapat tantangan dari cuaca ekstrem pada ajang GP Australia di Sirkuit Phillip Island akhir pekan ini. Situs prakiraan cuaca Weather.com kemarin (19/10) menyebutkan bahwa angin kencang akan melintas di wilayah sirkuit yang terletak di negara bagian Victoria itu.
Kecepatan rata-ratanya 50 km/jam. ’’Bahkan, dilaporkan angin berembus paling kencang bisa mencapai 80 km/jam pada akhir pekan ini,’’ tulis Motorsport dalam laporan mereka.
Dalam data prakiraan cuaca tersebut ditambahkan, potensi hujan juga besar, yakni mencapai 70 persen. Suhu maksimal kemungkinan hanya 15 derajat Celsius.
Hal itu jelas menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap. Pasalnya, pada GP India (24/9) dan GP Indonesia (15/10) pekan lalu, para pembalap baru saja menghadapi cuaca yang sangat panas. Khusus di Mandalika, cuaca terpanas saat siang sepanjang akhir pekan kemarin tercatat mencapai 38 derajat Celsius.
Situs Beaufort Wind Scale menyebutkan, angin dengan kecepatan 28–49 km/jam dikategorikan sebagai embusan kuat. Sementara itu, 62 sampai 74 km/jam disebut embusan kencang. Di kekuatan itu, ranting dan dahan pohon jatuh dari pohon. Berjalan sudah sulit.
Sementara itu, kecepatan 75–88 km/jam dikategorikan sebagai angin superkencang. Di kecepatan tersebut, angin sudah bisa menimbulkan kerusakan ringan pada bangunan.
Di sesi kualifikasi GP Australia 2019, angin kencang sudah pernah terjadi. Saat itu pembalap Portugal Miguel Oliveira bahkan sempat tersapu angin saat melaju kencang di trek lurus.
Sudah ada usulan dari pembalap untuk menggeser jadwal balapan demi menghindari cuaca ekstrem. Dari Minggu (22/10) menjadi Sabtu (21/10). ’’Namun, hal itu sulit diwujudkan,’’ tulis Motorsport mengutip sumber mereka di internal Dorna, promotor MotoGP.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
