Ons Jabeur mengalami kekalahan di final Wimbledon 2023. Kegagalan itu membuatnya mengikuti sejumlah legenda tenis dunia.
JawaPos.com - Petenis Tunisia Ons Jabeur mengungkapkan dukungannya kepada Palestina. Dukungan itu dia sampaikan lewat Instagram. Dia menulis bahwa apa yang dialami Palestina dan warga sipil yang tidak bersalah selama 75 tahun terakhir ’’tidak tergambarkan”.
’’Tidak peduli apa agama mereka atau apa asal-usul mereka. Kekerasan tidak akan pernah membawa perdamaian. Saya tidak tahan dengan kekerasan, tetapi saya juga tidak tahan dengan orang-orang yang tanahnya dirampas,” tulis Jabeur dengan tegas.
’’Jadi, memahami konteks itu penting. Melihat apa yang terjadi saat ini dan memutuskan untuk mengabaikan sejarah adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak akan membawa perdamaian,’’ lanjutnya.
Tulisan Jabeur itu memicu respons dari Asosiasi Tenis Israel (ITA). Lewat sebuah pernyataan di laman Facebook pada Jumat (13/10), ITA mengecam Jabeur.
’’Pemain tenis ini menghasut dan mendukung organisasi teroris. Kami senang dia termasuk minoritas dibandingkan dengan atlet waras di seluruh dunia,” tulis pernyataan tersebut.
Bukan hanya itu, ITA juga berharap WTA selaku organisasi tenis yang menaungi segera mengambil tindakan. ’’ITA dan ITF sekarang menunggu, melihat tindakan apa yang akan mereka (WTA, Red) ambil kepadanya,’’ lanjut pernyataan tersebut.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
