
Tim quadrant putri saat berlaga di Asian Games 2022.
JawaPos.com – Kontingen Indonesia mendulang banyak medali pada hari kesebelas Asian Games 2022. Kemarin (4/10) total delapan keping medali dari berbagai cabang olahraga (cabor) berhasil diraih.
Sayang, tidak ada satu pun emas.
Lima dari delapan medali tersebut adalah perak. Dua di antaranya didapat dari cabor sepak takraw di nomor quadrant putra dan putri.
Tim beregu putra Indonesia menjadi runner-up setelah kalah 0-2 (13-21, 22-24) oleh Myanmar pada partai final di Jinhua Sport Centre Gymnasium, Tiongkok. Sementara tim beregu putri harus mengakui ketangguhan Vietnam dengan skor 1-2 (21-18, 18-21, 14-21).
Bagi tim quadrant putra, hasil ini merupakan penurunan karena di Asian Games 2018 mereka dapat emas. Untuk quadrant putri, ini adalah sejarah karena untuk kali pertama mampu melaju ke final multievent tingkat Asia.
’’Alhamdulillah, saya bangga bisa berada di tim yang luar biasa. Dan Allah kasih rezeki untuk bisa sampai di final dan mencetak sejarah untuk tim sepak takraw putri Indonesia,’’ kata kapten tim beregu putri sepak takraw Dita Pratiwi ketika dihubungi Jawa Pos.
Selain sepak takraw, panjat tebing terpaksa gigit jari dan harus puas meraih dua perak. Medali terbaik itu didapat oleh dua tim besutan Hendra Basir di nomor speed relay putra dan putri.
Sementara itu, pada kategori perahu naga nomor 200 meter putri, Dayumin dkk mendapatkan perak setelah finis di posisi kedua dengan catatan waktu 54,464 detik.
Mereka kalah cepat 0,66 detik oleh tim tuan rumah Tiongkok yang dapat emas. Sedangkan perunggu diraih oleh tim Thailand dengan waktu 55,200 detik.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
