Aldila Sutjiadi (kanan) dan pasangannya Matwe Middelkoop saat berlaga di semifinal Prancis Terbuka.
JawaPos.com – Aldila Sutjiadi memang gagal mencapai babak final ganda campuran Prancis Terbuka 2023. Kemarin (7/6) Aldila yang berpasangan dengan atlet Belanda Matwe Middelkoop harus terhenti di semifinal ganda campuran.
Mereka ditaklukkan pasangan Jepang-Jerman Miyu Kato/Tim Putz dengan skor 5-7 dan 0-6 saat berhadapan di Lapangan Simonne-Mathieu, Roland Garros, Paris, Prancis.
Meski kalah, Dila –sapaan akrabnya– telah menorehkan sejarah. Dila menjadi petenis kedua Indonesia yang bisa mencicipi semifinal grand slam setelah era Yayuk Basuki. Yayuk menorehkannya pada semifinal AS Terbuka 1993.
Ketika itu, Yayuk juga turun di ganda putri berpasangan dengan Nana Miyagi.
Duet Dila/Midddelkoop sempat memberikan harapan di set pertama. Mereka sempat unggul 3-2 dan 5-4. Namun, setelah ini, poin bagi Dila/Middelkoop tak berlanjut dan harus takluk 5-7.
Pada set kedua, kondisi sudah tak lagi seperti set pertama. Dila/Middelkoop kesulitan mencuri poin yang akhirnya membuat kalah telak 0-6 dalam waktu hanya 20 menit.
Miyu Kato sendiri diketahui sebagai pasangan Aldila di nomor ganda putri. Sayang, keduanya harus didiskualifikasi di babak 16 besar saat melawan pasangan Filipina-Spanyol Marie Bouzkova/Sarra Soribes Tormo. Saat itu, Miyu memukul bola mati dan tidak sengaja terkena ball kids.
Wakil Ketua Umum PP Pelti Wikan Sakarinto menyatakan, hasil yang didapat Dila ini sangat membanggakan. ’’Tidak hanya jago di multievent (SEA Games), tapi juga di grand slam,’’ ujarnya saat diwawancarai di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, kemarin (7/6).
Selain itu, dia mengapresiasi Dila yang terbilang sangat rajin mengikuti event di luar. ’’Aldila ini kalau dapat hadiah juara, uangnya diputar lagi untuk mengikuti event selanjutnya. Jadi bukan untuk kebutuhan konsumtif,’’ ucapnya.
Karena itu, pihaknya sangat berharap hasil tersebut bisa terus membuka kerja sama dengan seluruh stakeholder untuk bisa mendukung petenis Indonesia bertarung di event internasional.
Untuk mengikuti event luar negeri, PP Pelti tidak membiayai. Karena itu, atlet harus mendapat sponsor untuk bisa terus berangkat.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
