
Red Bull Racing
JawaPos.com - Sempat terjadi kebingungan sesaat setelah balapan Formula 1 GP Jepang berakhir.
Sumbernya adalah sport anchor Johnny Herbert dari Sky Sports mengumumkan bahwa Max Verstappen memastikan diri meraih gelar juara dunianya yang kedua usai memenangi balapan tersebut.
Padahal saat itu belum ada pengumuman resmi dari ofisial yang menyatakan bahwa Verstappen sudah dipastikan mempertahankan gelarnya.
Penyebabnya adalah balapan GP Jepang hanya berlangsung 29 lap dari 53 putaran yang direncanakan. Artinya, ada peluang bahwa pemenang balapan tidak mendapatkan poin penuh.
Bahkan Verstappen pun tidak percaya ketika kali pertama diberi tahu bahwa dirinya telah resmi menjadi juara dunia. "Kamu yakin?,'' begitu katanya.
FIA membuat perubahan sistem penghitungan poin untuk balapan yang tidak bisa dilaksanakan secara penuh. Itu diubah setelah kejadian yang sama di GP Belgia tahun lalu.
Dengan sistem baru tersebut, balapan yang hanya mencapai 25 persen dari jarak total, tapi kurang dari 50 persen, poin maksimalnya adalah 13.
Jika mencapai 50 persen tapi kurang dari 75 persen -seperti terjadi di GP Jepang 2022 kali ini- maka pemenangnya berhak meraih 19 poin.
Dengan asumsi tersebut, Verstappen akan mendapatkan 19 poin sebagai pemenang dan tidak menambahkan tambahan 1 poin karena tidak meraih fastest lap.
Artinya, dia belum juara dunia. Karena Sergio Perez (runner up) meraih 14 poin, sementara Leclerc (P3) 12 poin.
Namun FIA menjelaskan bahwa sistem pengurangan poin hanya berlaku pada balapan yang dihentikan dan tidak dilanjutkan lagi.
Sementara dalam kasus GP Jepang Minggu (9/10) balapan memang dihentikan pada lap kedua. Tapi dilanjutkan kembali setelah hujan reda.
Dengan demikian, Verstappen berhak atas poin penuh 25. Maka keunggulan dengan pembalap kedua di klasemen menjadi 113. Padahal yang dibutuhkan hanya keunggulan 112 poin dengan sisa 4 balapan di akhir musim.
''Peraturan tersebut termaktub pada Pasal 6.5 sporting regulation. Dengan begitu, poin penuh diberikan kepada Max Verstappen dan dia berhak menjadi juara dunia,'' tulis pernyataan resmi FIA.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
