Pecco Bagnaia (Instagram @pecco63)
JawaPos.com – Juara dunia dua kali, Pecco Bagnaia, dikabarkan berada dalam tahap akhir negosiasi dengan Aprilia Racing untuk musim 2027 dan 2028.
Dilansir dari laman The Race pada Minggu (22/2), Kabar tersebut mencuat di tengah spekulasi bursa pembalap MotoGP yang mulai memanas. Sejumlah laporan media Italia menyebut kesepakatan hampir mencapai tahap finalisasi.
Rumor kepindahan ini menguat setelah beredar informasi bahwa posisi Bagnaia di tim pabrikan Ducati untuk 2027 tidak lagi aman.
Bagnaia disebut-sebut akan digantikan oleh Pedro Acosta, yang diproyeksikan berduet dengan Marc Marquez. Situasi tersebut membuka peluang bagi Bagnaia untuk mencari tantangan baru.
Aprilia dipandang sebagai destinasi ideal bagi pembalap asal Italia itu. Ia berpotensi membentuk duet sesama pembalap Italia bersama Marco Bezzecchi dalam proyek ambisius tim tersebut. Kedekatan personal keduanya disebut menjadi salah satu faktor pendorong negosiasi.
Sebelumnya, Yamaha Factory Racing dilaporkan menyiapkan tawaran besar untuk memboyong Bagnaia. Tim itu ingin memasangkannya dengan Jorge Martin dalam proyek mesin baru mereka. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan Bagnaia lebih memprioritaskan potensi performa ketimbang nilai kontrak.
Menurut sumber di paddock, paket teknis Aprilia untuk regulasi baru 2027 dinilai lebih kompetitif. Hal itu membuat Bagnaia mempertimbangkan peluang kembali bersaing di papan atas secepat mungkin. Keputusan tersebut juga dipengaruhi musim sulit yang ia jalani pada 2025.
Pada musim itu, Bagnaia kesulitan beradaptasi dengan motor yang tidak sesuai dengan gaya balapnya.
Namun, hasilnya Bagnaia hanya finis di posisi kelima klasemen akhir dan gagal bersaing memperebutkan gelar. Kondisi tersebut memicu keinginannya untuk segera kembali meraih kemenangan.
Jika kesepakatan resmi terwujud, Aprilia akan menjadi tim pertama yang mengamankan susunan pembalap lengkap untuk regulasi baru MotoGP 2027.
Langkah ini sekaligus menandai babak baru dalam karier Bagnaia di kelas utama. Bursa transfer pembalap diperkirakan masih akan bergerak dinamis dalam beberapa pekan mendatang.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
