
East x West Combat Sports Festival menghadirkan duel para petarung pilihan Indonesia dengan mengusung semangat persatuan.
JawaPos.com - East x West Combat Sports Festival menghadirkan duel para petarung pilihan Indonesia dengan mengusung semangat persatuan.
Lebih dari sekadar ajang olahraga, festival ini juga membawa kepedulian terhadap bencana di wilayah Aceh-Sumatera, di mana seluruh hasil penjualan tiket akan didonasikan sepenuhnya untuk membantu para korban terdampak.
Apalagi East x West Combat Sports Festival tidak hanya akan menyajikan pertarungan para petarung keras laki-laki namun juga untuk pertama kalinya menampilkan kick boxing perempuan. Tidak cukup disitu saja karena masih ada featured performance.
Promotor Kevin Valentino Rouw dari Melanesian Clan menyatakan, menggelar East x West Combat Sports Festival ini terinspirasi dari rivalitas legendaris East vs West yang telah lama hidup dalam dunia hip-hop.
Dalam festival nanti akan tampil tim East yang diperkuat petarung-petarung dari wilayah Indonesia bagian Timur dan tim West dengan materi atlet asal Indonesia bagian Barat.
"Kami bukan memisahkan namun mencoba mengangkat potensi olahraga combat yang ada di seluruh tanah air dengan label Barat dan Timur agar lebih konsentrasi dan fokus,” katanya saat berikan keterangan di di Restoran Boca Rica, Hotel Mangkuluhur, Jakarta, Minggu (14/12).
Kevin menyampaikan, East x West Combat Sports Festival merupakan acara kolaborasi antara Melanesian Clan dan The Faithers yang lahir dengan mengusung semangat persatuan.
Dengan semangat itu, kata Kevin, melalui persaingan di ajang festival, pihaknya akan membangun identitas baru yang tidak peduli dari mana latar belakang seseorang berasal.
Timur atau Barat, Besar atau Kecil, di East x West Combat Sports Festival semua berdiri setara yang hadir sebagai ruang yang menyatukan komunitas, atlet, musik dan penonton dalam satu nilai yang sama yaitu, Respect.
Lebih lanjut Kevin mengemukakan, panggung utama dari East x West Combat Sports. Festival dibangun dari rivalitas yang sudah lama memanas antara Yunus Martin Wamaer dan Bokir Sasmita. Selain itu kubu East maupun West sudah menyiapkan petarung-petarung pilihannya.
Kubu East ada Ardi Lumihi, Rio Ludji, Axel Rahakratat, Brayen, Pazzcal Tanoy, Ahmad Sopiyan, Hendrikus, Stevi dan ZB. Sedangkan pasukan West bermaterikan Riyanto, Barqy Priambodo, Kong Paul, Suryadi Tambunan, Dennis Abdurrachim, Fajar Arlions, Rendy Singgih, Endi Junior dan Amalina.
“Perebutan sabuk kick boxing perempuan pertama dari KBI Pro yang mempertemukan ZB dan Amalina menjadi momentum penting. Duel bersejarah ini menandai semakin terbukanya ruang bagi atlet perempuan untuk tampil dan bersaing di level tertinggi dalam combat sports,” papar Kevin.
“The faithers komit untuk terus support combat sport melalui media yang kami punya dan publikasi, karena exposure atlet kita tau di industri olahraga sangat menunjang motivasi untuk mereka berprestasi dan berkembang” ucap Zidan Khadafi perwakilan KRMP Ibnu Sulistyo Riza Pradipto The faithers.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
