
Kodai Naraoka bersama pelatih sekaligus ayahnya, Hiroshi Naraoka usai menjuarai Kumamoto Masters 2025. (BWF)
JawaPos.com - Kodai Naraoka tidak bisa menyembunyikan rasa girangnya usai didapuk sebagai kampiun dari Kumamoto Masters 2025. Ia berhasil naik ke podium tertinggi usai menundukkan kompatriotnya, Kenta Nishimoto di partai final dengan skor 21-11, 10-21 dan 21-15, Minggu (16/11) lalu.
Meski hanya turnamen level Super 500, kemenangan ini adalah hasil penting untuk Kodai. Pasalnya, ini adalah gelar pertama yang ia rengkuh setelah 2 tahun berturut-turut tidak pernah memenangkan gelar apapun.
Kodai pun tidak menampik bahwa kemenangannya ini laksana hujan yang menghapus kemarau panjang. "Sudah lama sekali rasanya aku tidak menang," ujar Kodai seperti dilansir dari laman BWF.
Sebagai tunggal putra andalan Jepang, prestasi Kodai bisa dikatakan tidak memenuhi ekspektasi. Meraih penghargaan Most Promising Player of The Year di 2022, predikat tersebut tidak berbanding lurus dengan perjalanan karirnya.
Menengok sejenak ke belakang, Kodai tercatat baru menjuarai tiga turnamen BWF World Tour. Trofi juara pertama ia angkat di Vietnam Open 2022, sebelum kemudian meraih gelar keduanya setahun kemudian di China Masters 2023.
Setelah itu, Dewi Fortuna seolah meninggalkan Kodai. Ia terseok-seok di rangkaian turnamen berikutnya.
Pencapaian terbaiknya di 2024 hanya menjadi runner up di dua turnamen, yakni Australia Open 2024 dan China Open 2024. Di sini, ekspektasi publik tepok bulu angsa terhadap Kodai sudah memudar.
Namun, Kodai membuktikan bahwa ia belum habis. Gelar juara Kumamoto Masters 2025 yang sukses direngkuh olehnya di hadapan publiknya sendiri menjadi bukti bahwa ia masih punya api dalam dirinya.
Kodai memang belum tentu bakal memenangkan turnamen berikutnya, namun setidaknya ia memperlihatkan bahwa dirinya masih layak diperhitungkan.
"Masa-masa itu adalah waktu yang sangat sulit dan berat untukku. Tapi aku bersyukur itu sudah berakhir sekarang," tutup Kodai mengomentari kemenangannya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
