
Veda Ega Pratama mencatatkan prestasi luar biasa dengan juara back to back di Sirkuit Mugello dalam Red Bull Rookies Cup 2025. (Dok: Instagram Veda Ega/Red Bull Rookies Cup)
JawaPos.com - Pembalap Veda Ega Pratama baru saja mencetak sejarah baru untuk dunia balap Indonesia dengan mencetak back to back juara di Sirkuit Mugello dalam Red Bull Rookies Cup 2025. Pria kelahiran Gunungkidul, Jogjakarta itu jadi pembalap Merah Putih pertama yang melakukannya.
Veda Ega Pratama menjalani akhir pekan dengan penuh kegembiraan. Meski sempat kesulitan dalam dua sesi latihan bebas di Sirkuit Mugello, tapi dia mampu menjadi yang tercepat kedua dalam sesi kualifikasi pada Jumat (20/6).
Torehan itu jadi awal kegemilangan performa Veda Ega Pratama dalam balapan resmi Red Bull Rookies Cup 2025 di Sirkuit Mugello. Pada balapan pertama yang berlangsung Sabtu (21/6), dia mampu keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 26 menit 31,484 detik.
Catatan itu membuat Veda Ega mengungguli David Gonzalez (Spanyol) dengan jarak 0,071 detik yang finis kedua. Dia juga lebih cepat 0,145 detik dari pembalap Italia, Giulio Pugliese.
Performa ciamik itu dilanjutkan Veda Ega pada race kedua di hari berikutnya alias Minggu (22/6) siang. Meskipun sempat anjlok ke urutan 10, ia mampu bangkit secara perlahan dan akhirnya kembali menjadi pemenang di Sirkuit Mugello.
Penampilan pekan ini membuat Veda Ega mencetak sejarah. Dia jadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil memenangkan balapan Red Bull Rookies Cup. Bahkan dia melakukannya dua kali beruntun dalam dua hari berbeda.
Tapi sebenarnya siapa sosok Veda Ega Pratama? Berikut JawaPos.com coba merangkum profil Veda Ega, pembalap dari Tanah Jawa yang sukses mengibarkan bendera Merah Putih di Mugello.
Profil Veda Ega Pratama
Lahir di Gunungkidul, Yogyakarta, pada 23 November 2008, Veda Ega merupakan putra mantan pebalap bernama Sudarmono. Latar belakang itu yang membuat Veda Ega terinspirasi untuk menjadi pebalap.
"Semuanya berawal saat saya berusia 6 tahun. Saya suka balapan karena saya sering menonton ayah saya berlatih dan balapan. Ayah saya ikut balapan Kejuaraan Nasional Super Sport 600," kata Veda Ega, dipetik dari situs resmi Red Bull.
"Seluruh keluarga mendukung karier saya, terutama ayah saya. Ayah saya memberi saya Mini GP saat saya berusia 5 tahun dan mulai memperkenalkan saya pada dunia balap," tambahnya.
Remaja yang mengidolai Casey Stoner ini mengaku sudah mengikuti kejuaraan balapan sejak usia 6 tahun. Tapi pencapaian dan prestasi paling bergengsi yang pernah ia raih sejauh ini adalah menjadi juara umum Asia Talent Cup 2023.
Untuk diketahui, Asia Talent Cup merupakan ajang balapan untuk para pembalap muda se-Asia dan Oseania yang diorganisir oleh Dorna, yang juga promotor MotoGP.
Nah pada 2023, Veda Ega menjadi juara umum sekaligus menjadi juara umum pertama asal Indonesia. "Pencapaian terbesar saya sejauh ini adalah Asia Talent Cup 2023 karena saya menjadi juara pertama asal Indonesia di ajang tersebut," katanya.
"Saya akan mengingat kesuksesan pertama ini. Balapan terbaik saya adalah Ronde 5 ajang tersebut di Malaysia karena saya bisa mengunci gelar juara," tambah Veda Ega sambil mengenang keberhasilannya.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
