
Veda Ega Pratama saat berlaga pada Moto3 Hungaria 2026. Pembalap Honda Team Asia finis P16 setelah menjalani hukuman Long Lap Penalty. (Honda Team Asia)
JawaPos.com - Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, telah menjalani hampir setengah musim dalam debutnya di Moto3 2026. Veda pun mengaku tak menyangka bisa langsung tampil kompetitif.
Veda berstatus sebagai rookie atau pebalap debutan di Moto3 2026. Meski demikian, pebalap Honda Team Asia itu tampil impresif dalam delapan seri balapan yang telah berlangsung sepanjang musim ini.
Pebalap berusia 17 tahun itu kini sedang duduk di peringkat keenam klasemen sementara pebalap Moto3 dengan raihan 71 poin. Dari delapan seri balapan yang telah dilahap, Veda berhasil meraih dua podium yakni pada sesi Brasil dan Prancis.
Performa pebalap muda Indonesia itu benar-benar menyita perhatian pencinta balap motor dunia. Apalagi, Veda masuk dalam kandidat Rookie of The Year dan bersaing sengit dengan rider Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, yang memiliki 72 poin.
Baca Juga:Inggris Menutup Laga Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Telak atas Kosta Rika
Bicara soal hasil dalam delapan seri balapannya, Veda mengaku sangat senang dengan hasil yang diraih. Bahkan, ia tak mengira bisa tampil kompetitif di barisan depan, karena target awal yang dipatok hanyalah mencuri poin di setiap balapan.
"Ya cukup senang dengan hasilnya karena sebenarnya enggak mengira kalau bisa seperti ini. Karena memang targetnya kan tadinya bisa dapatin poin sebanyak-banyaknya,” kata Veda saat ditemui wartawan termasuk JawaPos.com, dikutip Kamis (11/6/2026).
"Tapi ternyata setelah Thailand saya melihat saya bisa tarung di depan dan ya, tapi sampai sekarang masih banyak yang harus dipelajari," sambungnya.
Lebih lanjut, Veda mengungkapkan adaptasi dengan sirkuit menjadi salah satu rintangan yang dihadapi dalam musim debutnya. Mengingat, tidak semua sirkuit pernah ia lahap.
"Ya memang agak sulit, tapi dari tim juga mereka juga udah ada data-data dari tahun kemarin, dari rider lain dan juga ya biasanya ya mempelajari dari video juga. Itu cara saya agar beradaptasi lebih cepat," tutur Veda.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
