Coco Gauff. (Instagram/ @cocogauff)
JawaPos.com - Petenis Amerika Coco Gauff bangkit dan berhasil melalui tiga set di final untuk merebut gelar tunggal French Open pertamanya dan gelar tunggal Grand Slam keduanya dengan mengalahkan Aryna Sabalenka, dikutip dari ANTARA.
Dalam pertarungan antara dua petenis teratas dalam peringkat WTA itu, unggulan kedua Coco Gauff menumbangkan lawannya yang merupakan petenis nomor satu dunia dengan skor 6-7(5), 6-2, 6-4, setelah kalah tipis di set pertama yang saling serang, kemudian bangkit untuk menutup pertandingan dengan kemenangan setelah 2 jam 38 menit.
"Itu benar-benar tergantung pada beberapa poin terakhir, tetapi secara keseluruhan saya sangat senang dengan pertarungan yang saya lakukan hari ini," kata Gauff dalam konferensi pers usai pertandingan, seperti disiarkan WTA, Minggu (8/6) WIB.
"Itu tidak indah, tetapi berhasil, dan itulah yang terpenting."
Gauff mencetak tujuh winner lebih sedikit daripada Sabalenka di final -- tetapi 40 kesalahan sendiri lebih sedikit.
Babak final set pertama berlangsung menegangkan sesuai dengan posisi mereka di puncak klasemen. Sabalenka awalnya memimpin 4-1, dan ia melakukan servis untuk menutup set tersebut pada kedudukan 5-4 (memegang dua set point) dan 6-5.
Namun Sabalenka tidak dapat sepenuhnya menahan kecepatan Gauff yang tak kenal lelah, dan petenis Amerika itu bangkit kembali untuk memaksakan set pertama ke tiebreak.
Pukulan forehand Gauff yang menghasilkan winner memberinya keunggulan 4-1 dalam tie-break, mendekati comeback yang menakjubkan.
Namun, Sabalenka terus menekan ke dalam lapangan untuk menyamakan kedudukan menjadi 5-5. Sabalenka menyerang di net dengan percaya diri, dan melepaskan dua pukulan winner untuk memastikan keunggulan satu set setelah satu jam 17 menit.
Namun, setelah pertandingan pembuka yang melelahkan itu, Gauff yang tampil agresif di set kedua, melakukan lebih banyak pukulan di dalam baseline.
Ia melakukan pukulan forehand winner untuk langsung mendapatkan break, dan setelah pukulan return winner, petenis Amerika itu memimpin 4-1.
Saat kesalahan Sabalenka meningkat, Gauff dengan mudah melewati sisa set kedua, dan pertandingan tiba-tiba berakhir imbang.
Keduanya saling mematahkan servis di awal set ketiga, tetapi Gauff mengambil alih pada kedudukan 4-3.
Pada kedudukan 5-4, Sabalenka menyelamatkan satu match point dengan pukulan return winner, dan unggulan teratas itu mampu mencapai break point. Namun, Gauff tidak mau menyerah begitu saja, dan setelah satu upaya terakhir, ia terjatuh ke tanah dalam kemenangan.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
