
Coco Gauff. (Instagram/ @cocogauff)
JawaPos.com - Sekelompok pemain top ATP dan WTA dikabarkan kecewa dengan keputusan penyelenggara turnamen grand slam French Open. Pasalnya, panitia hanya menaikkan total hadia sebesar 9,5 persen tahun ini.
Petenis putri nomor satu dunia, Aryna Sabalenka jadi salah satu yang paling vokal. Dia bahkan menyebut opsi boikot sebagai kemungkinan nyata.
“Saya merasa itu (boikot) satu-satunya cara untuk memperjuangkan hak-hak kami,” kata Sabalenka jelang turnamen Italian Open dikutip dari BBC.
“Saya merasa pertunjukan ini bergantung pada kami. Saya merasa tanpa kami, tidak akan ada turnamen dan tidak akan ada hiburan seperti ini.”
Baca Juga:Ratu Tenis Dunia Ditekuk Hailey Baptiste, Aryna Sabalenka Kembali Gagal Raih 15 Kemenangan Beruntun
Pernyataan Sabalenka mendapat dukungan dari Coco Gauff. Menurutnya, semakin banyak pemain yang memiliki pandangan serupa, termasuk juara Australian Open, Elena Rybakina.
“Jika semua bergerak bersama, saya bisa melihat itu terjadi 100 persen,” ujar Gauff.
Roland Garros -nama populer French Open- yang digelar 18 Mei - 7 Juni tahun ini memang menaikkan total hadiah menjadi EUR 61,7 juta (sekitar Rp 1,2 triliun), naik 9,5 persen. Akan tetapi, angka tersebut hanya menyumbang sekitar 15 persen dari total pendapatan turnamen.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
