Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Mei 2025 | 05.14 WIB

PB Percasi Bakal Perketat Event Catur dari Kecurangan, Zacky Dhia Ulhaq Jadikan Hadiah untuk Cari Norma MI Kedua di Malaysia

M Zacky Dhia Ulhaq yang tampil apik di babak-babak akhir sukses merebut gelar juara kategori Open dengan mengumpulkan nilai 7,5 di kelompok open Turnament JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2025.

JawaPos.com - Kecurangan atlet menjadi salah satu konsentrasi PB Percasi dalam menyelenggarakan event. Karenanya, di event selanjutnya, pecatur dilarang membawa hand phone ke arena pertandingan.

Kecurangan sempat dilakukan oleh Data Adani di ajang Japfa FIDE Rated Chess Tournament 2025 di Wisma Serbaguna Senayan. Pecatur yang tampil di Kategori Challengger itu melakukan kecurangan di babak kesembilan atau babak terakhir.

Dia terbukti memanfaatkan Chess Engine dengan menggunakan headset saat menghadapi Ray McLung Gunawan. Pertandingan di antara keduanya langsung distop pada langkah ke-16.

Sekjen PB Percasi, Hendry Hendratno menyatakan, yang bersangkutan mengaku telah menggunakan chess engine, dibantu oleh kakak perempuannya. "Karena tindakannya itu, Dia didiskualifikasi dari turnamen. Saat ini, Dia baru mendapat sanksi sosial. Sedang sanksi dari PB Percasi, akan kita bahas nanti,” kata Hendry saat penutupan JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2025, Kamis.

Dia menyayangkan kecurangan tersebut baru diketahui pada babak terakhir. “Seharusnya ketika yang bersangkutan berhasil mengalahkan pemain unggulan seperti Morado, di babak keempat, panitia pertandingan langsung mengevaluasi permainannya," ucapnya.

PB Percasi akan melaporkan insiden ini ke FIDE. Nantinya yang menjadi korban kecurangan, poinnya akan dikembalikan.

Sementara Wakil Ketua Umum PB Percasi Bidang Organisasi, Laksamana TNI Abdul Rivai Ras melihat turnamen kali lebih kompetitif. Selain diikuti 367 pecatur dari 28 provinsi dan 8 negara, pecatur yang tampil di turnamen ini semakin banyak yang berkualitas.

Pada kesempatan yang sama, JAPFA Head of Internal Audit, Ng Iwan, mengapresiasi kolaborasi antara JAPFA dengan PB Percasi.

“Terlepas adanya insiden di turnamen ini, Kami sangat mengapresiasi kolaborasi antara JAPFA dengan PB Percasi yang telah berlangsung selama 26 tahun. Semoga kolaborasi ini akan terus berlanjut,” ucapnya.

Bertanding ke Malaysia

Pada turnamen tahun ini, pecatur muda berbakat FM Zacky Dhia Ulhaq yang tampil apik di babak-babak akhir sukses merebut gelar juara kategori Open dengan mengumpulkan nilai 7,5 di kelompok open Turnament JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2025.

Zacky mengakui dengan hadiah yang didapat sebesar Rp 20 juta, dirinya akan mencari norma MI keduanya dalam satu turnamen di Malaysia. “Agustus nanti, saya akan bertanding di Malaysia. Saya kira uang Rp20 juta cukup untuk mengikuti turnamen di sana. Menginapnya di hotel yang murah saja,” kata Zacky.

Sementara itu di kategori chalangger Mclung Gunawan Ray sukes sebagai juara peringkat pertama dengan poin 8. Dia unggul atas Aris T.L.S. yang meski memiliki poin sama 8 namun kalah dalam nilai TB2, TB3 dan TB4. Aris harus puas diperingkat kedua, peringkat ketiga direbut Agus Sugianto dengan poin 7,5.

Sebelumnya digelarnya penutupan Turnament JAPFA Fide Rated 2025 mempertandingkan nomor catur kilat (blitz) 9 babak menempatkan IM Yoseph Theolifus Taher sebagai juara, kedua IM Mohamad Ervan dan ketiga IM Nayaka Budhidharma.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore