
Insiden tabrakan yang melibatkan Miguel Oliveira dan Marc Marquez pada GP Portugal. MotoGP.com
JawaPos.com – Cedera terbaru Marc Marquez bisa mengakibatkan pembalap MotoGP asal Spanyol itu bakal absen selama empat bulan. Itu dapat terjadi jika tulangnya patah lagi.
Pembalap Repsol Honda itu melewatkan MotoGP Argentina, dan akan melewatkan Grand Prix MotoGP Amerika akhir pekan ini, setelah menabrak Miguel Oliveira di lap ketiga pembuka musim di Portugal.
Marquez membutuhkan operasi tangan karena kecelakaan itu, dan menurut Oscar Haro selaku mantan direktur LCR Honda, Marquez dapat absen lama jika tulang halus yang sama patah kembali.
“Saya sudah menelepon selama satu jam dengan seseorang yang dekat dengan Marc Marquez, ini situasi yang sulit,” ujar Haro, dilansir Crash.net. “Saya sudah tahu minggu lalu bahwa saya tidak akan pergi ke Austin, tapi saya tidak bisa berkata apa-apa.”
"Masalah yang dimiliki Marc adalah tulang yang patah sangat kecil,” timpalnya. “Saat Anda bergerak dari 340 km/jam ke 140 km/jam, semua gaya mengalir ke tangan. Risikonya sangat besar.”
“Tulangnya sudah mulai membaik sedikit, sudah mulai ada kalus (sekumpulan sel amorphous), tapi masih sangat rapuh. Kalau patah lagi, dia bisa empat bulan keluar,” ungkapnya.
"Mereka yang mengoperasi Marquez selalu berhubungan dengan tim dan mengatakan untuk mempertahankannya tanpa berlari menunggu untuk melihat apakah dia siap."
Haro mengklaim Marquez menggunakan ruang hiperbarik untuk pulih, dan berhati-hati untuk bergegas kembali ke COTA karena dia telah belajar dari Jerez pada 2020, ketika comeback awal akhirnya membuatnya mengalami masalah cedera lebih lanjut.
Cedera lengan tentunya menjadi masalah utama Marquez, tetapi operasi yang diperlukan setelah Portimao adalah masalah baru. Fakta itu membuat Marquez setidaknya harus menunggu dirinya pulih sepenuhnya.
Marquez pun tak bisa menepis dirinya bakal semakin tertinggal dari para pesaingnya. Dia saat ini sudah tertinggal 43 poin di belakang pemimpin kejuaraan Marco Bezzecchi di klasemen MotoGP, dan 34 poin di belakang juara bertahan Francesco Bagnaia. Kesenjangan itu kemungkinan akan bertambah dengan dua balapan di Austin akhir pekan ini, apalagi ada maksimal 37 poin yang dipertaruhkan.
Sementara Stefan Bradl, pembalap yang akan menggantikan posisi Marquez di Austin, bersikeras bahwa dia belum melihat perubahan sasis baru yang diterapkan dalam RC213V.
Walau begitu, Haro mengatakan tentang sasis baru dan bagaimana itu dapat membantu kubu Repsol Honda. “Ide yang saya miliki ketika saya berbicara dengan mereka, kepada Marc dan lingkarannya - katakanlah Marc membutuhkan sasis yang sangat kaku, karena dia mengerem sangat terlambat dan sangat baik di dalam.”
“Alex Rins dan Joan Mir adalah dua pembalap yang berasal dari Suzuki dan menyukai sasis yang lebih lembut, di mana mereka dapat merasakan motor dan mengerem lebih awal. Itu akan membiarkan motor tetap berjalan,” ungkap Haro.
“Untuk memiliki sasis sekokoh yang disukai Marc, ketika mereka ingin mengerem dan membelok, motornya terlalu kaku dan tidak berbelok,” imbuh Haro. “Katakanlah sasis yang telah diuji Bradl ini secara teoritis akan menjadi sasis campuran,” klaim Haro.
“Sasis yang terasa lebih nyaman, tapi kita lihat saja. Menguji sasis langsung di balapan sangat sulit. Saya pikir ide Honda adalah menunggu tes Misano untuk melakukan beberapa uji coba, tetapi pembalap yang mengendarai motor bukan pembalap tes, karena pada akhirnya penguji informasi yang dia berikan kepada Anda sedikit memandu Anda,” tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
