
Pelari yang tergabung pada Garmin Running Club. Data Garmin Indonesia menyebut pelari aktif di Indonesia ada 80 ribu. (Garmin untuk JawaPos.com)
JawaPos.com – Tren olahraga lari di Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat, menjadi salah satu aktivitas yang semakin diminati oleh berbagai kalangan. Berdasarkan data terbaru dari Garmin, jumlah pelari di Indonesia telah mengalami peningkatan sebesar tiga kali lipat pada 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada Senin (8/7),. Garmin Indonesia merilis data yang didapat dari aplikasi Garmin Connect. Disebutkan bahwa pada Mei 2024, lebih dari 80 ribu pengguna aktif berlari di Indonesia. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan Mei tahun sebelumnya yang hanya mencatat sekitar 35 ribu pelari.
Lonjakan ini mencerminkan minat yang semakin tinggi terhadap gaya hidup sehat dan kebugaran, serta semakin banyaknya event dan komunitas lari yang bermunculan di berbagai kota besar di Indonesia.
Grafik dari Garmin Connect menunjukkan peningkatan signifikan jumlah pelari dari Januari hingga Mei 2024 dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023. Pada Januari 2024, terdapat 56.463 pelari, meningkat dari 25.692 pelari di Januari 2023.
Tren ini terus berlanjut pada Februari dengan 60.860 pelari pada 2024 dibandingkan 25.948 pada 2023, dan seterusnya hingga puncaknya pada Mei dengan 80.490 pelari di 2024 dibandingkan 35.696 pada 2023.
Tren ini juga menunjukkan bagaimana lari telah menjadi bagian penting dari gaya hidup masyarakat urban, yang tidak hanya mencari manfaat kesehatan tetapi juga keseimbangan hidup.
Teknologi seperti smartwatch memainkan peran penting dalam mendukung aktivitas lari ini. Dengan menyediakan fitur-fitur yang membantu pelari memonitor performa mereka, seperti detak jantung, jumlah langkah, dan jarak tempuh.
Menurut data Garmin, pelari yang rutin berlari hingga 16 kilometer per minggu menunjukkan peningkatan dalam kualitas tidur mereka, dengan skor tidur rata-rata sebesar 72 dari 100.
Hal ini menunjukkan bahwa lari tidak hanya bermanfaat untuk kebugaran fisik, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap kualitas tidur, yang penting untuk pemulihan dan kesehatan secara keseluruhan.
Dengan semakin tingginya kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kebugaran, serta dukungan teknologi yang terus berkembang, lari di Indonesia diprediksi akan terus menjadi tren yang digemari banyak orang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
