
Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam The Weekly Brief with Sandi Uno.
JawaPos.com–Event sports tourism menggabungkan lomba balap sepeda dengan pemandangan dan suasana alam BOB Downhill 2024 siap digelar pada 19 Mei. Lomba digelar di De'Loano Glamping Kawasan Borobudur Highland, Jawa Tengah.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam The Weekly Brief with Sandi Uno mengatakan, event yang diselenggarakan Badan Pelaksana Otorita Borobudur bertujuan mengembangkan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif. Yakni melalui penyelenggaraan event serta mempromosikan zona otorita yang akan dibangun menjadi kawasan terpadu yaitu Borobudur Highland.
”Event sports tourism sedang kita genjot. Ini adalah lomba balap sepeda dengan pemandangan alam yang luar biasa yang sangat diminati atlet-atlet sepeda untuk berlomba baik dari tingkat nasional hingga internasional,” kata Menparekraf Sandiaga.
BOB Downhill tahun ini merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya setelah sebelumnya sukses dilakukan pada 2020 dan 2023. Direktur Utama BOB Agustin Peranginangin memastikan pelaksanaan BOB Downhill 2024 memperhatikan keamanan dan kenyamanan bagi para peserta.
”Penentuan track lomba sebelumnya dengan melibatkan asesor dari Union Cycliste Internationale/Uni Sepeda Internasional serta mendapatkan dukungan dari Indonesia Cycling Federation (ICF),” papar Agustin Peranginangin.
Pelaksanaan BOB Downhill 2024 juga akan semaksimal mungkin memastikan terjaganya aspek-aspek keberlanjutan.
”Dalam kegiatan ini, kami juga melibatkan masyarakat sekitar. Karena di tempat ini kita ada desa wisata. Salah satu desa wisata yang dekat dengan kita merupakan penerima penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yakni Desa Widosari,” kata Agustin.
Lebih lanjut Agustin mengatakan, telah berkolaborasi dengan pengurus desa wisata dan juga penggerak homestay agar dapat mempersiapkan diri dengan baik. Sehingga peserta nanti, tidak hanya menggunakan glamping dari BOB, tapi juga melibatkan masyarakat sekitar.
”Kami ingin memastikan agar ada dampak langsung dari kegiatan ini ke ekonomi masyarakat sekitar. Nantinya para peserta tidak hanya akan mendapatkan kaus, tapi juga akan mendapatkan oleh-oleh dari produk-produk ekonomi kreatif desa sekitar zona otorita,” ujar Agustin Peranginangin.
Direktur Pemasaran Pariwisata BOB Harfiansa Bimatara menambahkan, pendaftaran BOB Downhill 2024 masih dibuka hingga 15 Mei.
”Ditargetkan sebanyak 300 peserta dapat ikut serta dalam kegiatan ini,” ujar Harfiansa.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
