Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 April 2024 | 23.58 WIB

Aturan Batas Usia Game, PB ESI Sebut Tak Berdampak pada Talenta Esport

Ilustrasi: Bermain game online. (Olympics) - Image

Ilustrasi: Bermain game online. (Olympics)

JawaPos.com – Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) mengatakan aturan batas usia dalam mengakses game tak akan berdampak terhadap talenta esport.

Kepala Staf Kesekjenan PB ESI, Bambang Moegono, menyebut penerapan aturan batas usia dalam mengakses game online justru dapat mengangkat reputasi esport.

"Kita tidak melihat bahwa peraturan itu akan menghambat pengembangan talenta. Justru kita melihat bahwa dengan adanya peraturan seperti itu, reputasi esports akan semakin dibantu," ujar Bambang.

"Orang akan melihat bahwa oh ternyata esport itu game-nya ya, game yang memang sesuai dengan umurnya, kemudian kita juga tidak melihat adanya sesuatu yang merugikan."

Menurut Bambang, salah satu masalah dalam bermain game adalah karakter yang mungkin dapat terpengaruh dari konten dalam game, sehingga dapat memengaruhi psikologis pemain. Oleh karena itu, penerapan aturan batas usia dalam game sangat dianjurkan.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah merekomendasikan pemblokiran game yang dinilai dapat menimbulkan dampak buruk terhadap anak-anak.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mempertimbangkan rekomendasi pemblokiran game online Free Fire, yang dikhawatirkan berdampak negatif terhadap anak.

"Di esport sendiri itu kan sudah ada kategori-kategori ya, untuk turnamen sendiri kalau enggak salah di internasional juga 16 tahun ke atas baru boleh, bahkan ada yang 17-18 tahun, tergantung dari penyelenggaranya," ujar Bambang.

"Kalau memang ternyata Free Fire-nya enggak boleh dimainkan untuk usia tertentu, misalkan 11 tahun, 13 tahun atau berapa, ya pada prinsipnya kita akan ikut. Kita akan patuh terhadap regulasi."

"Bahwa yang penting pendampingan. Di esport kan ada coach dan macam-macam. Mereka sudah paham bahwa ini adalah game. Yang perlu dijadikan concern adalah anak-anak yang kadang-kadang saking dia kecanduan game, dia terdampak oleh kekerasan yang ada di situ," pungkasnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore