
Photo
JawaPos.com – Perempuan yang menyebabkan kecelakaan besar di tengah balapan Tour de France Juni lalu mulai disidang.
Dalam persidangan pertama, perempuan yang identitasnya disembunyikan setelah mendapatkan serangan bertubi-tubi dari warganet dan media itu, mengaku bahwa dirinya sangat menyesal telah melakukan ''tindakan bodoh''.
Kejadian itu bermula ketika perempuan asal Brittany, Jerman, itu ingin menarik perhatian kamerawan televisi dengan memampang poster bertuliskan ‘’Allez, Opi-Omi’’.
Sebutan untuk ‘’Kakek-Nenek’’ dalam bahasa informal Jerman.
Dia ingin ‘’Kakek-Neneknya’’ yang sedang nonton di rumah melihatnya di layar televisi.
Sayangnya, saat beraksi di pinggir rute balap Tour de France tersebut, posisi perempuan tersebut telalu menjorok ke dalam.
Tak disadari peloton besar sudah sangat dekat dengan perempuan 31 tahun tersebut.
Alhasil, insiden kecelakaan pun tak terhindarkan. Pembalap Jerman Tony Martin menyenggol perempuan tersebut kemudian tidak mengendalikan sepedanya.
Martin terjatuh. Lalu puluhan pembalap lainnya ikut terdampak yang mengakibatkan salah satu insiden tabrakan masal terbesar dalam sejarah balap sepeda dunia.
Sejumlah pembalap bahkan harus mundur dari Tour de France karena mengalami cedera.
Salah satunya Marc Soler (Spanyol) yang mengalami patah tulang tangan.
Terdakwa terancam pasal kelalaian yang mengakibatkan cedera pada orang lain dan membahayakan nyawa orang lain.
Ancaman hukumannya adalah denda EUR 15 ribu atau setara Rp 250 juta dan kurungan satu tahun penjara.
Jaksa di pengadilan Brest menyebutkan, saat ini terdakwa sedang mengalami tekanan mental berat.
Dia juga sangat menderita akibat sorotan media.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
