Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Oktober 2023 | 15.39 WIB

Beda Hasil Tunggal Putra Indonesia di French Open, Harapan Kini Bertumpu Kepada Jonatan Christie

Pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie melaju ke perempat final French Open 2023, setelah mengalahkan Lin Chun Yi (Taiwan) 21-14, 7-21, 21-11 di Rennes, Prancis, Kamis. (ANTARA/HO-PP PBSI) - Image

Pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie melaju ke perempat final French Open 2023, setelah mengalahkan Lin Chun Yi (Taiwan) 21-14, 7-21, 21-11 di Rennes, Prancis, Kamis. (ANTARA/HO-PP PBSI)

JawaPos.com – Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie merebut kemenangan dari Kodai Naraoka pada pertandingan perempat final French Open 2023, yang menjadi laga pengulangan dari edisi tahun lalu di Rennes.

Dalam pertandingan yang menjadi partai penutup Jumat (28/10) malam waktu Rennes itu, Jonatan yang akrab dipanggil Jojo itu memetik kemenangan dua gim langsung 21-8, 25-23 dari pebulu tangkis asal Jepang tersebut.

"Pertemuan terakhir saya dengan Kodai terjadi setahun lalu. Di turnamen yang sama, di babak yang sama. Saat itu memang pertandingannya tidak selesai karena saya cedera," tutur Jonatan soal pertandingannya, melalui pesan resmi PP PBSI di Jakarta, Sabtu (28/10).

Rekor buruk tersebut nyatanya tak mempengaruhi mental unggulan kelima saat kembali bertemu dengan Kodai yang kini berpredikat unggulan ketiga tersebut.

Bahkan, dia mengaku cenderung lupa dengan proses pertandingan pada French Open tahun lalu. Karena itu, dia bisa tampil tanpa beban dan bisa menyabet kemenangan menuju semifinal turnamen berkategori BWF Super 750 tersebut.

"Dan Puji Tuhan hari ini merasa bermain cukup baik. Bisa lebih tenang, tidak mengikuti tempo permainan lawan," ujar Jonatan.

Pada pertandingan hari ini, Jonatan menciptakan keunggulan telak pada gim pertama. Menurut juara Indonesia Masters 2023 itu, Kodai terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri pada gim pembuka, sehingga menguntungkan pundi-pundi poin Jonatan.

Baru pada gim kedua, Kodai mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya. Jonatan sempat memimpin pada awal gim, namun terjadi kejar mengejar poin sebelum interval.

Bahkan, pada pengujung gim, terjadi setting (deuce) dan lagi-lagi poin keduanya saling berkejaran satu sama lain.

"Di gim kedua dia mulai mendapatkan ritmenya, tapi saya berusaha untuk semaksimal mungkin menjauhkan bola dari dia, buat dia lari dulu. Dan berhasil," ungkap Jonatan.

Sementara langkah Anthony Sinisuka Ginting terhenti pada babak perempat final French Open 2023, Jumat malam waktu Rennes. Namun, dia mengaku menemukan peningkatan performa selama tampil pada dua turnamen Eropa bulan ini.

"Sejauh ini saya tetap senang dengan performanya. Dari kemarin di Denmark saya bisa jaga fokus, meskipun belum sempurna tapi setidaknya sudah bisa untuk tidak mudah panik, tegang dan sebagainya," ujar Ginting melalui informasi resmi PP PBSI di Jakarta, Sabtu (28/10).

Tunggal putra peringkat kedua dunia itu akan menata fokus untuk persiapan menghadapi turnamen Asia pada November. Dia berharap persiapannya di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, bisa berjalan dengan baik.

"Ke depannya pasti akan ada evaluasi lagi, masih ada yang perlu diperbaiki seperti fisik, juga semua aspek. Semoga di sisa waktu sebelum ke turnamen selanjutnya bisa lebih dimantapkan," imbuh Ginting.

Ginting menjadi salah satu dari dua wakil Indonesia yang bertahan hingga babak perempat final French Open 2023. Sayangnya, langkah atlet asal Cimahi, Jawa Barat, itu harus terhenti setelah ditundukkan unggulan kedelapan Li Shi Feng.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore