
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez menjawab pertanyaan saat mengikuti sesi konferensi pers jelang balapan MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Kamis (12/10).
JawaPos.com - Di Mandalika, sejumlah wartawan Indonesia berkesempatan mewawancarai Marc Marquez. Berikut petikannya:
Bagaimana akhir pekan di Mandalika sejauh ini, terutama di kualifikasi tadi (kemarin, Red)?
Hari ini ada kesulitan sedikit. Kemarin (sesi latihan bebas) malah terasa lebih baik. Hari ini (kemarin, Red) cengkeraman ban kurang. Tapi, posisi start yang saya dapat cukup baik (posisi kedelapan, Red). Jadi, mari kita lihat apa yang bisa aku lakukan besok.
Suhu di Mandalika tahun ini?
Superhot di sini. Tapi memang itu tantangannya untuk pembalap. Di dalam ruangan saya ada kolam berisi penuh air dan es untuk menyegarkan tubuh saat istirahat. Di India juga superhot. Di Thailand dan Malaysia nanti mungkin juga demikian. Jadi, kami harus siap.
Di Gresini Racing tahun depan timmu punya banyak sponsor dari Indonesia. Tanggapanmu dan harapanmu di tahun depan?
Gresini. Maaf, saya tidak mau membicarakan itu sekarang. Itu masih tahun depan. Saat ini saya masih ingin menikmati dan fokus bersama Honda. Ya, di Indonesia memang banyak sponsor. MotoGP sangat populer. Suatu hari saya juga tertarik kerja sama dengan perusahaan Indonesia. Saya belum pernah melakukan itu. Jadi, kenapa tidak?
Apa saranmu untuk pembalap muda Indonesia yang semakin bermunculan?
Ya, pembalap Indonesia mulai banyak yang bagus. Terutama di Asia Talent Cup. Tentu saya senang. Di Eropa ada banyak kategori dan fasilitas untuk pembalap muda. Saya lihat sekarang Dorna dan Astra Honda juga berinvestasi besar di Asia dan Indonesia. Tentu aku senang untuk itu.
Kamu sudah sering ke sini. Ada momen paling tak terlupakan di negara ini?
Ya. Sangat sering. Khususnya bersama Astra Honda. Ada banyak momen tak terlupakan. Balapan street bike di Sentul. Datang ke sebuah acara televisi populer, bertemu banyak fans. Saya selalu enjoy kalau di sini. Di Mandalika ini tahun kedua. Tahun lalu saya crash. Tahun ini saya ingin dapat hasil lebih baik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
