Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 September 2023 | 00.39 WIB

76 Indonesian Downhill 2023, Para Downhiller Elite Siap Bersaing Taklukkan Ternadi Park di Kudus

Downhiller beraksi pada 76 Indonesian Downhill 2022 Seri 2 di Ternadi Bike Park, Kudus, Jawa Tengah. - Image

Downhiller beraksi pada 76 Indonesian Downhill 2022 Seri 2 di Ternadi Bike Park, Kudus, Jawa Tengah.

JawaPos.com–Kejuaraan balap sepeda downhill bergengsi yang diinisiasi 76Rider bertajuk 76 Indonesian Downhill 2023 akan segera bergulir pada 30 September dan 1 Oktober. Lintasan Ternadi Bike Park, di Kudus, Jawa Tengah, sepanjang 2,3 kilometer bakal menjadi lokasi adu cepat para downhiller elite Indonesia demi meraih gelar juara.

Perwakilan 76Rider, Agnes Wuisan mengatakan, ratusan downhiller bakal mencari poin maksimal untuk mengamankan posisi podium dari 10 kategori yang dipertandingkan. Yakni Men Elite, Women Elite, Men Junior, Men Master A, Men Master B, Men Master C, Men Sport A, Men Sport B, Men Youth dan Women Youth.

Lantaran hanya satu seri untuk tahun ini, dia memprediksi para downhiller akan mengerahkan performa terbaiknya di Ternadi Bike Park demi merengkuh gelar juara. 76Rider berupaya untuk terus menghadirkan kejuaraan kompetitif bagi para pencinta extreme sport di Indonesia khususnya dari downhill.

Ternadi Bike Park di Kudus, kami pilih menjadi satu-satunya seri untuk 76 Indonesian Downhill tahun ini, mengingat track yang sudah berkategori C1 dan merupakan yang terbaik di Indonesia,” ungkap Agnes Wuisan.

”Meskipun hanya satu seri, tapi atmosfer kompetisi sudah terasa panas. Sejumlah downhiller papan atas sudah memastikan diri untuk ikut bersaing menaklukkan Ternadi Bike Park. Kami berharap kejuaraan ini semakin menambah kompetitif balap downhill nasional khususnya di Kudus dan sekitarnya,” tambah dia.

Ternadi Bike Park merupakan track downhill bertaraf internasional dan merupakan yang terbaik di Indonesia. Lintasan yang berada di kaki Gunung Muria ini juga terdaftar dalam Union Cycliste Internationale (UCI) di kategori C1. Itu berarti sirkuit dengan obstacle paling ekstrem, baik dari sisi elevasi (ketinggian) maupun segi lintasan yang akan dihadapi para downhiller. Siapapun yang meraih waktu tercepat di Ternadi Park akan mendapat 40 poin di ranking UCI. Lalu, untuk waktu tercepat kedua mendapat 30 poin dan tercepat ketiga memperoleh 20 poin.

Abdul Hakim yang pada tahun lalu menjadi kampiun 76 Indonesian Downhill 2022 Seri 2 di Kudus kategori Men Elite, mengaku siap tempur demi mempertahankan gelar tahun ini. Pria yang akrab disapa Jambol itu menyatakan, Ternadi Bike Park bukan lintasan yang mudah ditaklukkan. Persiapan fisik serta strategi matang wajib dilakukan jika ingin menjadi yang tercepat.

”Utamanya tentu persiapan dari segi fisik. Karena Ternadi Bike Park lintasannya cukup panjang dan banyak obstacle yang sulit untuk dilewati terutama rock garden. Sehingga butuh banyak latihan dan mempersiapkan fisik dan menjaga stamina agar bisa tampil prima. Saya optimistis meraih hasil maksimal walaupun pasti persaingan di tahun ini lebih ketat, karena kesempatannya hanya satu seri saja,” ujar Jambol yang bernaung di bawah tim 76Rider DH Squad.

Berada di ketinggian 1.100 meter di atas permukaan air laut (dpl) di titik start dan 600 meter dpl di garis finish, salah satu obstacle section yang paling ganas dari Ternadi Bike Park adalah rock garden di akhir lintasan, yang menguji adrenalin downhiller baik dari segi stamina maupun pemilihan strategi untuk menaklukkan trek tersebut.

Selain rock garden, obstacle lain yang tak kalah sulit juga akan menjadi tantangan para downhiller seperti drop, double jump, dan table top.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore