
Ipang Wahid (tengah) bersama kedua orang tuanya, K.H. Salahuddin Wahid (Gus Solah) dan Farida Salahuddin.
JawaPos.com — Nama Irfan Asy’ari Sudirman Wahid atau Gus Ipang Wahid kini masuk dalam jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dia mendapat amanah sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Digital Native, Teknologi, Budaya, dan Komunikasi di bawah kepemimpinan Ketua Umum PBNU K.H. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.
Masuknya Gus Ipang ke jajaran PBNU sekaligus menjadi babak baru perjalanan keluarga yang memiliki akar panjang dalam sejarah NU. Dari garis ayah dan neneknya, Ipang terhubung dengan keluarga tokoh-tokoh yang berada di lingkar awal berdirinya NU, yakni Hadratussyekh K.H. Hasyim Asy’ari, K.H. Bisri Syansuri, dan K.H. Abdul Wahab Hasbullah.
Dari garis ayah, Ipang merupakan cicit K.H. Hasyim Asy’ari. Kakeknya adalah K.H. Abdul Wahid Hasyim, putra K.H. Hasyim Asy’ari, sementara ayah Ipang adalah K.H. Salahuddin Wahid atau Gus Solah. K.H. Hasyim Asy’ari merupakan Rais Akbar pertama NU yang memimpin sejak organisasi tersebut berdiri pada 1926 hingga 1947.
Sementara dari garis nenek, Ipang merupakan cicit K.H. Bisri Syansuri. Nenek Ipang, Nyai Sholehah, adalah putri K.H. Bisri Syansuri yang kemudian menikah dengan K.H. Wahid Hasyim. K.H. Bisri merupakan salah satu tokoh penting pendirian NU dan kemudian menjadi Rais Aam PBNU pada 1971 hingga 1980.
Garis keluarga tersebut juga bersinggungan dengan K.H. Abdul Wahab Hasbullah. K.H. Bisri Syansuri menikah dengan Nyai Nur Khodijah, adik K.H. Wahab Hasbullah. sendiri merupakan salah satu penggerak utama berdirinya NU dan memimpin organisasi tersebut setelah wafatnya K.H. Hasyim Asy’ari.
Jejak keluarga Ipang di NU tidak hanya datang dari garis ayah. Dari ibunya, Ipang merupakan cucu Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, salah satu tokoh penting NU yang pernah dipercaya menjadi Menteri Agama RI pada era Presiden Soekarno.
Jadi bisa disimpulkan, dua kakek dalam garis keluarga Ipang sama-sama memiliki jejak dalam pemerintahan Indonesia. K.H. Abdul Wahid Hasyim, ayah Gus Solah, pernah menjabat Menteri Agama pada masa awal Republik. Sementara Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, ayah dari ibu Ipang, menjabat Menteri Agama pada 1962 hingga 1967.
Garis keluarga tersebut membuat Ipang tumbuh di tengah tradisi yang mempertemukan pesantren, Nahdlatul Ulama, dan pengabdian di ruang publik. Namun dia tidak mengawali perjalanan publiknya melalui struktur organisasi keagamaan ataupun politik. Dia justru menghabiskan sebagian besar kariernya di dunia profesional.
Ipang menempuh pendidikan desain komunikasi visual di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) sebelum melanjutkan studi di Seattle, Amerika Serikat. Kariernya berkembang dari industri kreatif dan periklanan hingga strategi komunikasi, korporasi, pemerintahan, dan komunikasi politik. Dia kini bahkan masih aktif sebagai Komisaris PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).
Pengalaman profesional itulah yang kini ingin dibawanya ke PBNU. Salah satu gagasannya adalah mendorong lahirnya Technosantri, yakni santri yang tetap kuat dalam agama, turats dan adab, sekaligus memiliki kecakapan teknologi. “NU ingin melahirkan lebih banyak Technosantri: santri yang kuat turats dan adabnya, sekaligus cakap menguasai teknologi,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022