JawaPos.com - Ketika orang Korea Selatan berpikir tentang rumah yang ideal, mereka membayangkannya sebagai tempat perlindungan untuk relaksasi dan kedamaian.
Menurut survei global, orang Korea Selatan lebih mengutamakan rumah menjadi tempat ketenangan pribadi, daripada tempat yang menyenangkan untuk bersama keluarga.
Menurut laporan tahunan Ikea Life at Home Report 2023, yang dirilis secara global minggu lalu, 58 persen responden berkebangsaan Korea Selatan menganggap bahwa rumah ideal mereka adalah tempat di mana mereka dapat bersantai serta beristirahat dengan nyaman.
Sebuah angka yang jauh lebih tinggi daripada rata-rata global dengan 43 persen, yang memilih rumah sebagai tempat yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu dengan keluarga.
Selain itu, 40 persen responden Korea Selatan dibandingkan dengan rata-rata global yang hanya 30 persen, merasa bahwa menghabiskan waktu sendirian adalah kenikmatan terbesar saat berada di rumah.
Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa orang-orang berkebangsaan Korea Selatan, lebih memilih untuk melindungi privasi mereka di ruang pribadi untuk mengisi ulang tenaga, daripada berkumpul dan menjalin kedekatan dengan orang lain di rumah.
Sementara 33 persen responden di seluruh dunia rata-rata percaya, bahwa tertawa bersama orang-orang yang tinggal bersama mereka membawa kegembiraan dalam kehidupan di rumah, dan hanya 14 persen responden dari Korea Selatan yang memiliki perasaan yang sama.
Selain itu, sementara 22 persen responden di seluruh dunia rata-rata merasakan rasa puas setelah mengajari anak atau cucu mereka di rumah, hanya delapan persen responden Korea Selatan yang menyatakan hal yang sama.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa warga negara Korea Selatan, lebih suka menikmati waktu luang mereka di rumah dengan tenang. Mereka fokus pada aktivitas yang lebih sedikit, daripada terlibat dalam kegiatan seperti bekerja, hobi, atau mengatur berbagai hal di rumah.
28 persen responden Korea menyebutkan tidur siang sebagai elemen yang paling membuat mereka senang tinggal di rumah, sebuah angka yang melampaui hasil survei global yang hanya menyentuh total 20 persen.
Secara keseluruhan, kepuasan yang dimiliki oleh warga negara Korea Selatan terhadap kehidupan rumah tangga mereka relatif lebih rendah, dibandingkan dengan kepuasan yang dimiliki oleh warga di negara lain.
Sementara 60 persen dari seluruh responden secara global merasa positif tentang kehidupan mereka di rumah, hanya 43 persen responden Korea Selatan yang memiliki sentimen yang sama, berada di urutan kedua terendah di antara negara-negara yang disurvei.
Ikea Korea Selatan mencatat bahwa mereka tampaknya mengalami konflik terus-menerus, antara mengejar kehidupan yang sehat dan berkelanjutan untuk kesejahteraan mereka dan planet ini.
Serta menjalani kehidupan dengan hemat biaya, yang memprioritaskan pengelolaan pengeluaran dan keuangan.
Khususnya, 35 persen responden berkebangsaan Korea Selatan menganggap kehidupan yang berkelanjutan sebagai aspek terpenting dalam kehidupan rumah tangga mereka.
Di sisi lain, 32 persen menyatakan bahwa keuangan rumah tangga dan pendapatan yang dapat dibelanjakan, merupakan perhatian utama mereka ketika tinggal di rumah.
Dikutip dari Korea Herald, laporan tahunan ini didasarkan pada data yang dikumpulkan dari 37.428 orang di 38 negara. Ikea telah menerbitkan laporan tersebut setiap tahun sejak 2013.
***