Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 November 2023 | 00.44 WIB

Siap Dengan Tas Siaga Bencana Hadapi Ancaman Hidrometeorologi di Musim Hujan, Berikut yang Harus Dibawa

Tas siaga bencana.

JawaPos.com – Puncak musim hujan periode 2023-2024 di sebagian besar Indonesia diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi pada Januari hingga Februari 2024.

Saat puncak musim hujan dapat terjadi intensitas hujan yang sangat tinggi dan angin kencang. Kondisi tersebut dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor.

Sebagai bentuk antisipasi menghadapi bencana hidrometeorologi maupun bencana lainnya, dapat menyiapkan tas siaga bencana. Tas ini digunakan saat terjadi bencana dan mengharuskan meninggalkan tempat tinggal.

Sesuai fungsinya, tas siaga bencana digunakan sebagai persiapan atau bekal saat bantuan belum datang dan memudahkan saat melakukan evakuasi menuju tempat yang aman.

Setidaknya tas siaga bencana dapat membantu bertahan selama tiga hari setelah bencana terjadi.

Tas siaga bencana sebagai perlengkapan bertahan hidup saat terjadi bencana berisi:

Makanan dan Air Minum

Dalam tas siaga bencana dapat berisi makanan instan dan camilan yang tahan lama untuk tiga hari lebih. Selain itu, air minum juga penting karena tubuh setidaknya memerlukan sebanyak dua liter per harinya.

Obat-obatan dan P3K

Obat yang perlu dipersiapkan ialah obat-obatan pribadi maupun keluarga. Sementara itu, pertolongan pertama dan pemulihan pada kecelakaan (P3K) setidaknya terdiri dari perban, plester, antiseptik, gunting, dan obat-obatan umum.

Pakaian dan Alat Perlindungan

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore