
Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas) KPK Giri Suprapdiono. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)
SEMENJAK tidak lagi menjabat direktur sosialisasi dan kampanye antikorupsi KPK, Giri Suprapdiono semakin rutin bermain tenis. Selain untuk menjaga daya tahan tubuh, olahraga tersebut dapat mempererat tali silaturahmi. ”Sering tanding dan lawan pemain tenis nasional,” kata Giri kepada Jawa Pos kemarin (29/6).
Giri mengakui bahwa tenis adalah olahraga sulit dan sangat teknis. Olahraga itu membutuhkan koordinasi otak, motorik, psikologi, dan keputusan cepat. ”Jadi, selain membuat tubuh sehat, tenis bisa membuat psikologi sehat,” ungkap pria yang kini berdinas di Mabes Polri tersebut.
Saat ini Giri bergabung dengan grup tanding tenis yang sering bermain dengan klub-klub mapan. ”Kami tidak hanya bertanding, tapi juga jual beli raket,” tuturnya, lantas tertawa. (tyo/c19/fal)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
