Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Juli 2018 | 11.35 WIB

Imbang di Magelang, Pelatih PSM Merasa Geram, Ini Penyebabnya

PSM Makassar hanya bisa membawa pulang satu poin dari kandang PSIS. - Image

PSM Makassar hanya bisa membawa pulang satu poin dari kandang PSIS.

JawaPos.com - Gagal mendapatkan hasil maksimal di kandang PSIS Semarang, pelatih kepala PSM Makassar, Robert Rene Alberts merasa geram. Faktor utama kegeraman pelatih berkebangsaan Belanda ini adalah kondisi lapangan di Stadion H Soebroto, Magelang yang menurutnya sangat tidak layak.


Robert mengatakan, kondisi lapangan itu membuat anak asuhnya khawatir untuk melakukan adangan di atas lapangan. Bahkan di kotak penalti, garis gawang disebutkan nyaris tidak terlihat.


"Kita lihat bahwa lapangan yang kita gunakan itu sangat dalam kondisi yang tidak bagus. Garis gawang bahkan sampai tidak kelihatan. Kita punya videonya," keluh Robert dalam jumpa pers usai pertandingan, Senin (30/7).


Alasan itu, kata Robert, menjadi faktor kegagalan timnya mempertahankan kemenangan yang diraih di babak pertama. Selain itu, menurut Robert, PSM adalah satu-satunya tim sepanjang kompetisi Liga 1 2018 yang bermain lima pertandingan tandang sekaligus di pengujung putaran pertama.


Kegeraman itu, membuat Robert menantang tim-tim tamu lainnya nanti untuk bertandang ke kandang PSM, Stadion Andi Mattalatta Mattoanging. "Dan kita nantikan main di Makassar lagi, di mana kita mempunyai lapangan. Lapangan bermain yang bagus. Kita tidak bisa senang kalau tidak memenangkan pertandingan," tegas Robert.


Kendati begitu, ia tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya sepanjang pertandingan tadi. "Saya senang di lima laga tandang dengan attitude anak asuh saya. Dan saya yakin bahwa pemain-pemain saya menantikan untuk bermain di Makassar nantinya," tambahnya.


Juku Eja harus puas setelah ditahan imbang tim tuan rumah 1-1. Zulham Zamrun, sempat membawa keunggulan dengan golnya tepat di menit ke 45. Sayangnya, meski mendominasi jalannya pertandingan nyaris sepanjang laga, semangat anak-anak Ramang pupus. Hari Nur memecah kebuntuan Laskar Mahesa Jenar di menit ke-81.


Dengan tambahan satu poin itu membuat pasukan Ayam Jantan dari Timur, menduduki peringkat tiga klasemen sementara dengan koleksi 29 poin. Sementara PSIS Semarang berada di peringkat 15 dengan mengumpulkan 20 poin. 

Editor: Agus Dwi W
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore