
Photo
JawaPos.com – Liga 1 2020 punya regulasi baru. Setiap klub wajib memainkan dua pemain U-20 dalam setiap pertandingan. Madura United pun akan mempromosikan pemain junior ke tim utama.
Bukan hanya dua pemain. Sang pelatih Rahmad Darmawan malah meminta ada empat pemain yang dipromosikan. Bahkan, prioritasnya adalah pemain asli Madura. ’’Pelatih ingin empat pemain yang merupakan putra daerah. Berarti nanti ada delapan pemain muda dari Madura di tim senior,’’ kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu Zia Ulhaq.
Sebelumnya, memang ada empat pemain berdarah Madura di skuad utama. Mereka adalah Moch. Kevy Syahertian, Dhimas Bagus Pangestu, M. Syafiir Ridoni, dan Fawaid Ansory. Dengan tambahan empat pemain lagi, Laskar Sape Kerrap jadi salah satu tim yang memberikan kepercayaan lebih kepada talenta lokal. ’’Ini semua demi (kemajuan) sepak bola Madura,’’ tambahnya.
Selama ini pemain muda memang sulit bersaing. Apalagi, Madura United dihuni banyak pemain berpengalaman di setiap posisi. Bahkan, posisi ujung tombak masih dipercayakan kepada Alberto ’’Beto’’ Goncalves. Padahal, pemain naturalisasi asal Brasil itu sudah menapak usia 39 tahun. Hanya, performanya memang belum menunjukkan penurunan.
Dengan adanya regulasi baru, kans turun bagi pemain muda kian terbuka. Rahmad Darmawan juga mendukung regulasi tersebut. Sebab, dia tahu aturan itu bertujuan untuk menemukan pemain berkualitas bagi timnas di Piala Dunia U-20 tahun depan. Karena itu, pelatih yang akrab disapa RD tersebut tidak keberatan untuk menurunkan pemain muda.
Hanya, dia tidak bisa menjamin pemain di posisi mana yang akan lebih sering diturunkan. Hal itulah yang berpotensi menjadi problem nantinya. ’’Misal pelatih hanya memainkan pemain U-20 di posisi winger dan gelandang. Lalu, bagaimana dengan posisi pemain yang main di center back dan posisi lain?’’ kata mantan pelatih Persipura Jayapura tersebut.
Beruntung, empat pemain muda dalam skuad Madura United saat ini berada di berbagai posisi. Fawaid adalah kiper, M. Syafiir merupakan bek, Dhimas Bagus di posisi gelandang, dan Kevy Syahertian biasa beroperasi sebagai winger. Artinya, RD bisa menjajal empat pemain itu sesuai kebutuhan tim.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
