
Zahra Muzdalifa mengaku sangat doyan dengan pempek.
Jawapos.com - Sebuah wajah penuh asri menghiasi jajaran skuad Timnas Putri Indonesia. Sosok berkulit putih ini juga memiliki bibir merah merekah, mengundang pesona. Dialah Zahra Muzdalifah, pesepak bola putri cantik yang akan memperkuat Indonesia di Asian Games 2018.
Zahra, begitu dia biasa dipanggil, memang tergabung dalam Timnas Putri Indonesia. Sejumlah prestasi telah dia torehkan dalam beberapa kejuaraan. Prestasi inilah yang kemudian membawanya bergabung dengan Timnas Putri Indonesia.
Bukan saja karena parasnya yang membuat orang lain terpesona. Kemahirannya dalam membawa si kulit bundar juga mengundang decak kagum. Sejak bergabung dengan klub Jakarta 69, permainan atlet berusia 17 tahun ini makin mencuat. Di balik kelihaiannya dalam bermain bola, Zahra juga memiliki hobi lain: wisata kuliner.
Zahra yang diproyeksikan untuk bermain di Asian Games 2018 belakangan banyak menjalani aktivitas latihan di Jakarta dan Palembang. Di kota yang dikenal dengan Jembatan Ampera inilah atlet kelahiran 4 April 2001 ini menyicipi makanan khas setempat, pempek.
"Palembang pastinya pempek. Partner aku, Danielle Daphnie juga senang makan pempek. Teman-teman yang lain juga sih," katanya.
Namun untuk menyantap makanan campuran tepung sagu, ikan, dan telur ini Zahra kerap degdegan. Pasalnya, ini menjadi salah satu makanan yang dilarang oleh pelatih.
Akan tetapi layaknya perempuan remaja pada umumnya, Zahra terkadang mencuri-curi waktu jika ingin menyicipinya. Dengan menggunakan ponsel orang lain, pemain yang pernah mendapat juara di Norwegia ini memesan pempek melalui jasa ojek online.
"Tapi sama pelatih sih nggak langsung dibolehkan. Jadi colong-colongan lah ya. Kalau nggak bisa keluar (hotel) aku sering pakai ojek online, tapi pakai nama orang. Ada trik-triknya lah sedikit," katanya sambil tertawa.
Akan tetapi, untuk menjadi pemain terbaik, Zahra paham betul soal disiplin terhadap aturan. Seperti saat mengikuti kejuaraan AFF belum lama ini, pemain bernomor punggung 10 ini rela libur menyantap makanan berkuah tersebut.
"Kalau lagi ada pertandingan sih biasanya aku nggak ada keinginan makan (pempek). Kalau selesai event baru makan pempek. Jadi kondisi harus (tetap) dijaga, aku kan sudah dewasa juga," tutupnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
