
Bima Sakti tak menyangka bakal secepat ini bisa melatih Timnas Indonesia.
JawaPos.com - Bima Sakti resmi ditunjuk oleh PSSI menjadi pelatih Timnas Indonesia. Pria kelahiran Balikpapan 42 tahun silam itu merasa sangat bersyukur karena telah menerima kejutan yang tak pernah diimpikannya sebelumnya.
"Pertama, alhamdulillah, bersyukur kepada Allah karena surprise buat saya. Saya juga tidak pernah bermimpi sebelumnya akan menjadi pelatih Timnas senior di Piala AFF 2018 ini," ujar Bima di Pekanbaru, Riau, Senin (22/10).
Mantan kapten tim Merah Putih tersebut memang memiliki keinginan serta cita-cita menjadi pelatih sepak bola di Indonesia. Namun ia merasa penunjukan dirinya sebagai pelatih Timnas begitu cepat. Itu menjadi tantangan dirinya ke depan.
"Keinginan dan cita-cita pasti ada, tapi tidak secepat ini. Ini menjadi tantangan bagi saya dan tim pelatih nanti dan yang pasti saya mohon doa untuk seluruh pecinta sepak bola Indonesia, semoga kita bisa meraih terbaik di AFF ini," bebernya.
Begitu resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia berdasarkan keputusan Komite Eksekutif PSSI, Bima Sakti tak menunggu waktu lama untuk menjalankan tugas pertamanya. Dia telah menyusun beberapa program di bulan November untuk mempersiapkan penampilan skuad Garuda di Piala AFF 2018.
"Kita buat program, jadwal juga. Rencananya tanggal 1 (November) kami mulai latihan dan tanggal 6 kita harus berangkat ke Singapura untuk adaptasi. Tanggal 9 bertanding di Singapura," ucap pria yang sudah gabung dengan Timnas Indonesia sebagai asisten pelatih bagi Luis Milla sejak 2017.
Bima menyebut, dari dua kali uji coba yang telah dilakoni Timnas, dia sudah punya gambaran tentang kekuatan dan kesiapan skuadnya."Sudah ada dua kali uji coba melawan Myanmar dan Hongkong. Saya rasa sudah cukup. Untuk pemantapan kita lawan tim lokal untuk melihat seberapa jauh kesiapan para pemain," kata dia.
Penunjukkan Bima Sakti sebagai pelatih utama skuad Garuda tak lepas dari kegagalan PSSI mempertahankan Luis Milla. Meski sebelumnya, lewat Ketum PSSI Edy Rahmayadi, pelatih asal Spanyol itu akan dipertahankan dan diberikan perpanjangan kontrak selama satu tahun. Namun, Milla yang dinanti-nanti tak kunjung tiba di tanah air setelah pulang ke negaranya.
PSSI tentu tak asal tunjuk. Kiprah Bima Sakti selama mendampingi Timnas Indonesia sudah cukup terbukti. Dalam tiga laga uji coba terakhir sebagai pelatih interim, Bima Sakti membawa Indonesia tak terkalahkan. Merah Putih menang atas Mauritius, Myanmar, dan imbang lawan Hongkong. PSSI pun percaya Bima Sakti bisa membawa skuad Garuda meraih prestasi di Piala AFF 2018.
Merah Putih sendiri akan melakoni laga pertama melawan tuan rumah Singapura pada 9 November mendatang. Indonesia berada di Grup A bersama Singapura, Thailand, Filipina, dan Timor Leste.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
