
Photo
JawaPos.com - Madura United mengirimkan psywar jelang kembali bersua Persebaya Surabaya pada babak perempat final Piala Indonesia 2018-2019. Mereka bertekad membalas dendam usai disingkirkan Persebaya pada semifinal Piala Presiden 2018.
Jelang Liga 1 2019, Madura United memang sudah dua kali bersua Persebaya. Itu terjadi pada babak semifinal Piala Presiden 2018. Hanya saja, dalam dua pertemuan itu, Madura United tak mampu berbuat banyak.
Pasukan Dejan Antonic kalah 0-1 di Surabaya, dan takluk 2-3 di Madura dari Persebaya. Striker Madura United, Alberto Goncalves, mengirim psywar jelang kembali bersua Green Force.
"Bagus kami ketemu lagi, karena kami kemari kalah dua kali lawan mereka. Pertandingan nanti akan lebih mudah untuk kami karena sudah mengetahui cara mereka bermain," ungkap Beto.
Beto sendiri sukses mencetak satu gol dalam laga melawan Persebaya di Madura. Dia mengaku sudah tahu tipikal bek dari Persebaya.
"Dua kali melawan mereka, saya pribadi sudah mengetahui kelemahan dua stopper mereka (Persebaya). Cara mereka bermain sudah saya ketahui," tutup Beto.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
